Pengungsi Gunung Agung Capai 1.156 Jiwa
Pengungsi Gunung Agung beraktivitas di Karangasem, Bali. (MI/Rute Suryana)
Karangasem: Jumlah pengungsi setelah meletusnya Gunung Agung, Karangasem, Bali, pada Senin, 2 Juli 2018 pukul 21.04 WITA, bertambah. Tercatat hingga Selasa, 3 Juli pukul 08.00 WITA, jumlah pengungsi mencapai 1.156 jiwa. 

"Termasuk delapan balita dan enam lansia," kata Kepala BPBD Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa. 

Dari data yang dihimpun Humas Satgas Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Agung, pengungsi berasal dari sejumlah desa. Para pengungsi itu ditampung di empat titik pengungsian. 


Yakni Desa Ban, Kecamatan Kubu, sebanyak 854 jiwa; Desa Sengkidu, Kecamatan Manggis, sebanyak 85 jiwa; Desa Tista, Kecamatan Abang, sebanyak 93 jiwa; dan Desa Amerta Buana, Kecamatan Selat, sebanyak 124 jiwa. 

Sementara itu, aktivitas Gunung Agung dalam enam jam terakhir hingga pukul 06.00 WITA sempat terjadi satu kali letusan dengan amplitude 21 mm berdurasi 420 detik. 

Selain itu juga terjadi sepuluh kali embusan dengan amplitude 3-8 mm durasi 30-85 detik. Secara visual teramati asap kawah berwarna putih dan kelabu bertekanan lemah dengan intensitas sedang hingga tebal dengan ketinggian sekitar 2.000 meter di atas puncak kawah gunung. 

Kondisi cuaca berawan, angin bertiup lemah, hingga sedang ke arah barat. Dengan kondisi ini Gunung Agung masih berstatus Siaga (level III). 



(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id