Ketua Umum Dekranas Mufidah Jusuf Kalla menyerahkan sertifikat World Craft Council kepada Wakil Bupati Gianyar A.A Gde Mayun (Foto:Dok.Kemenkop UKM)
Ketua Umum Dekranas Mufidah Jusuf Kalla menyerahkan sertifikat World Craft Council kepada Wakil Bupati Gianyar A.A Gde Mayun (Foto:Dok.Kemenkop UKM) (M Studio)

Gianyar Dinobatkan sebagai Kota Kerajinan Dunia

Berita Kemenkop UKM
M Studio • 22 April 2019 21:20
Gianyar: Kabupaten Gianyar, Bali, dinobatkan sebagai Kota Kerajinan Dunia. Penobatan ditandai dengan penyerahan sertifikat World Craft Council (WCC) oleh President World Craft Council Asia Facific Region, Madam Ghada Hiijawi Quddumi. 
 
Dengan penobatan tersebut, produk kerajinan asal Kabupaten Gianyar pun mendapat pengakuan dunia. 
 
Ketua Umum Dekranas Mufidah Jusuf Kalla menerima sertifikat WCC. Dia kemudian menyerahkannya kepada Wakil Bupati Gianyar A.A Gde Mayun didampingi Ketua Dekranasda Provinsi Bali Putri Suastini Koster, dan Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyerahan sertifikat turut disaksikan oleh Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas Bintang Puspayoga, Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, Deputi Bidang Produk dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM Victoria br Simanungkalit, serta para Bupati dan Wali Kota se-Bali.
 
Dalam acara itu juga dilakukan penyerahan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Indikasi Geografis Kerajinan Perak Celuk. Mufidah didampingi Bintang Puspayoga kemudian meninjau stan pameran dari pelaku UKM setempat.
 
Ketua Umum Dekranas Mufidah Jusuf Kalla mengapresiasi penobatan bergengsi tersebut.
 
“Saya ucapkan selamat kepada Dekranasda, gubernur, bupati dan masyarakat Bali atas ditetapkannya Gianyar sebagai Wolrd Craft City. Semua ini tak dapat terwujud tanpa dukungan dari semuanya,” kata Mufidah di Bali Agung Theatre Show-Bali Safari & Marine Park, Senin, 22 April 2019, dalam siaran persnya.
 
Mufidah mendorong Gianyar dapat terus mengembangkan produk kerajinan setelah menerima sertifikat WCC. Sebab dengan meningkatnya produk kerajinan, ekonomi di daerah dapat tumbuh, serta mampu mengangkat kesejahteraan para pengrajin lokal.
 
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati juga menyampaikan apresiasi atas raihan predikat tersebut. Senada dengan Mufidah, Wagub berharap para pengrajin dapat menangkap peluang-peluang pasar yang ada dengan terus meningkatkan kualitas dan inovasi sehingga akan mampu bersaing dan memenangkan pasar. 
 
Wagub juga mengajak semua pihak baik itu pemerintah, para pengrajin maupun para pengusaha untuk terus bersinergi memajukan industri kreatif di Bali sehingga dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. 
 
“Ancaman produk impor merupakan soal yang perlu disekapi dan terbatasnya IT, SDM, jejaring usaha dan sarana promosi. Pelaku usaha haris mampu berkembang dan menjadi pelaku usaha yang kuat dan bisa bersaing di dalam maupun luar negeri dalam memajukan industri kreatif di Bali,” kata Wagub.
 
Imbauan Wagub ini lumrah. Mengingat Kabupaten Gianyar produktif menghasilkan beragam kerajinan. Tercatat hingga akhir 2018, jumlah industri kerajinan di Kabupaten Gianyar mencapai 36.890 unit dan mampu menampung tenaga kerja sebanyak 81.946 orang dari hampir semua jenis industri kerajinan mulai kayu, emas, perak, tenun, endek dan lainnya. 

 

(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif