Kurir Sabu 124 Gram Divonis 15 Tahun Penjara
Ilustrasi narkoba, medcom.id
Denpasar: Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, menjatuhkan vonis 15 tahun penjara pada terdakwa kasus narkoba Didik Supramono, 33. Didik merupakan kurir yang ditangkap saat membawa sabu-sabu seberat 124,46 Gram.

"Terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I jenis sabu-sabu," kata Ketua Majelis Hakim Novita Riama di PN Denpasar, Rabu 23 Mei 2018.

Hakim menilai perbuatan terdakwa bersalah melanggar Pasal 114 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, sehingga dijatuhi hukuman cukup berat dalam sidang itu. Meski hukuman kepada terdakwa cukup berat, vonis hakim itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yaitu 17 tahun dna denda Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan.


Hal yang meringankan hukuman terdakwa karena mengakui perbuatannya bersalah. Terdakwa juga belum pernah dihukum dan memberi keterangan secara terus terang du depan hakim.

Mendengar putusan hakim itu, terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya Dodik menyatakan menerima. JPU juga menerima putusan tersebut.

Dalam sidang, Didik mengaku diminta temannya bernama Mas untuk mengambil narkoba pada 4 Januari 2018. Ia diminta memindahkan narkotika dengan imbalan Rp1 juta. Didik lalu mengajak temannya, bernama Edwin, menuju Gang Nangka, Denpasar Barat.

Didik kemudian diminta menunggu di depan Penginapan Sandat 1. Mas lalu memerintahkannya mengambil tempelan di dekat tiang papan nama penginapan. Tempelan itu berupa paket plastik hitam yang di dalamnya berisi kristal bening.

Petugas yang sudah mengintai lalu membekuk terdakwa. Terdakwa berusaha kabur dan membuang barang bukti. Namun polisi berhasil menangkapnya.




(RRN)