Cahaya magma dalam kawah Gunung Agung terpantul pada abu vulkanis terlihat dari Pantai Jemeluk, Karangasem, Bali, Selasa (28/11).Foto: Antara/Nyoman Budhiana
Cahaya magma dalam kawah Gunung Agung terpantul pada abu vulkanis terlihat dari Pantai Jemeluk, Karangasem, Bali, Selasa (28/11).Foto: Antara/Nyoman Budhiana (Raiza Andini)

Panas Gunung Agung Capai 97 Megawatt

gunung berapi erupsi gunung erupsi gunung agung
Raiza Andini • 29 November 2017 14:45
Karangasem: Aktivitas Gunung Agung mengalami peningkatan yang cukup tinggi sejak beberapa hari terakhir. Posisi magma diprediksi telah naik ke permukaan kawah dan anomali panas Gunung Agung terdeteksi di satelit NASA Modis sebesar 97 megawatt. 
 
Kasubdit Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM Devy Kamil Syahbana memaparkan anomali termal Gunung Agung sebesar 51 megawatt telah terdeteksi satelit NASA modis. Namun, sejak malam terakhir, anomali thermalnya sudah mencapai 97 megawatt. 
 
“Kita dapat (data) NASA Modis itu 97 megawatt,” terang Devy di Pos Pantau Gunung Agung, Desa Rendang, Karangasem, Rabu 29 November 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Panas Gunung Agung Capai 97 Megawatt
 
Devy menambahkan PVMBG mendapatkan informasi dari citra satelit adanya pertumbuhan lava yang telah keluar dari dapur magma. “Lava kini terus tumbuh di lantai atau di dasar kawah,” ujar Devy.
 
Menurut Devy, hal itu menandakan lava Gunung Agung telah mencapai permukaan kawah semakin banyak dan berpotensi menghasilkan letusan lebih besar. Apalagi jika ditunjang over pressure dari dapur magma.
 
“Maka, ketika dia melampiaskan tekanan material-material, bentuknya bisa lontaran batu dan abu,” kata Devy.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif