Banjir Rendam Lima Kecamatan di Bima Sejak Kemarin Sore
Ilustrasi banjir, Metrotvnews.com
Mataram: Banjir merendam lima kecamatan di Bima, Nusa Tenggara Barat, sejak kemarin sore. Hingga Minggu, 14 Januari 2018, banjir masih merendam.

Kepala Seksi Darurat BPBD Kabupaten Bima Bambang mengatakan beberapa warga mengungsi. Sebab rumah mereka terendam.

"Banjir juga merendam sekolah, sawah, dan fasilitas umum. Akses jalan pun putus. Saat ini kami masih melakukan pendataan," kata Bambang di Bima.


Bambang menyebutkan 13 desa dilanda banjir, yaitu:
1. Kecamatan Belo
- Desa Soki
- Desa Ngali
_Desa Cenggu
- Desa Runggu

2. Kecamaran Woha
- Desa Nisa
- Desa Naru
- Desa Penapali

3. Kecamatan Palibelo
- Desa Belo
- Desa Padolo

4. Kecamatan Monta
- Desa Minta
- Desa Sie

5. Kecamatan Madapangga
- Desa Monggo
- Desa Ncad

Menurut Bambang, banjir melanda setelah hujan deras mengguyur desa di sekitar dam Ncera, Kecamatan Belo. Dam tak mampu menampung air hujan yang turun selama dua jam itu. Air lalu melua ke pemukiman dan sawah.

"Tadi malam, ketinggian banjir mencapat lutut orang dewasa. Tapi tadi pagi, air mulai surut, warga sudah ada yang membersihkan rumah," ungkap Bambang.

BPBD Kabupaten Bima sudah menyalurkan bantuan logistik ke masyarakat terdampak banjir di 13 desa. Bantuan berupa air mineral, minyak goreng, mi instan, makanan siap saji.

Selain itu, BPBD mengerahkan tim untuk membantu membersihkan rumah penduduk dan penyedotan air yang masih menggenangi pemukiman dengan 5 unit alat pompa air.

"Rencananya BPBD NTB akan menyalurkan bantuan logistik berupa peralatan keluarga, jeriken air dan kebutuhan dasar lainnya," ucap Bambang.



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id