Pedagang cabai di Karanganyar, Metrotv/ Andy Kurniawan
Pedagang cabai di Karanganyar, Metrotv/ Andy Kurniawan (Latief Rochyana)

Harga Cabai di Pasar Naik 25 Persen, Petani Mengeluh

cabai
Latief Rochyana • 12 Maret 2015 19:44
medcom.id, Garut: Sejumlah petani cabai asal Garut Selatan, Jawa Barat, mengeluh setelah mendapat informasi harga komoditas itu naik di pasar. Sebab, harga di pasar jauh lebih tinggi ketimbang harga beli di tingkat petani.
 
Seorang petani cabai keriting, Iwan Suwandi, 45, mengaku rugi. Setelah panen, ia menjual cabai ke pengepul dengan harga murah.
 
Iwan mengaku menjual harga cabai keriting Rp8.000 per Kg, cabai merah Rp15 ribu per Kg, cabai rawit Rp7.000 per Kg.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya merasa berat juga, sebab biaya tanam hingga panen nilainya tidak sebanding dengan pendapatan saat kami panen, makanya saya meminta kepada pemerintah untuk bisa menstabilkan harga jual dari petani dengan harga di pasaran, dengan cara mengingatkan dan menegur para pengepul," katanya.
 
Dari pantauan Metrotvnews.com, harga cabai di pasar bervariasi. Beberapa pedagang di pasar menjual cabai hingga Rp20 ribu per Kg, kenaikannya sekitar 25 persen dari tiga hari lalu. Kondisi itu terjadi menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi jenis premium dari Rp6.700 menjadi Rp6.900 per liter.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif