Ilustrasi. Foto: Antara/Jojon
Ilustrasi. Foto: Antara/Jojon (Antara)

Kain Tenun Garut Tembus Pasar 5 Negara

kain tenun
Antara • 22 Maret 2016 22:00
medcom.id, Garut: Produk kain tenun khas Kabupaten Garut, Jawa Barat, mampu menembus pasar internasional di lima negara yakni Jepang, Beijing, New York, Inggris, dan Myanmar.
 
"Pemasaran kita sudah mencapai lima negara itu," kata Ketua Kelompok Perajin Tenun Sutra Alam Famili, Hendar Rogesta di sentra tenun, Kabupaten Garut, Selasa (22/3/2016).
 
Ia menuturkan tembusnya produk kain tenun ke lima negara itu sudah dimulai sejak 2012 setelah mendapatkan perhatian dari sejumlah instansi. Dari perhatian itu, perajin tenun Garut dapat mengikuti berbagai pameran busan di beberapa negara yang memberikan dampak pada penjualan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Responnya bagus, ada timbal balik permintaan kepada kita banyak," katanya.
 
Tingkat permintaan pasar cukup tinggi. Seperti Inggris meminta 1.500 meter per bulan, tetapi baru terpenuhi 500 meter. Hendar mengakui kelompok perajinnya belum dapat memproduksi banyak kain tenun untuk memenuhi permintaan pasar tersebut.
 
"Kita masih produksi terbatas. Sebulan perajin maksimal bisa menghasilkan tenun ikat 500 meter, tenun sulam 300 meter, dan tenun songket 20 meter," katanya.
 
Kain tenun khas Garut yang dijual ke pasar nasional maupun luar negeri berkisar paling rendah Rp450 ribu dan paling tinggi Rp1,6 juta per 2,5 meter.
 
Perajin tenun di Garut masih terkendala keterbatasan bahan baku. Meski begitu, setiap tahun kelompok perajin bertambah. Hingga saat ini terdapat 16 kelompok perajin yang beranggotakan 2-3 orang setiap kelompok.
 

(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif