Ilustrasi/Medcom.id.
Ilustrasi/Medcom.id. (ant, Rizky Dewantara)

70 Terduga Teroris Ditangkap Sepanjang Tahun 2019

terorisme teror
ant, Rizky Dewantara • 19 Mei 2019 12:17
Bogor: Penangkapan dua terduga teroris di Bogor Jawa Barat, menambah jumlah terduga teroris yang ditangkap oleh Detasemen khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri. Hingga Januari-Mei 2019, Densus sudah menangkap sekitar 70 terduga teroris di seluruh Indonesia.
 
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas (Karopenmas) Mabes Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengungkapkan, 70 terduga teroris yang ditangkap berbeda-beda jaringannya. Di antaranya, Mujahidin Indonesia Timur, Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung, Bekasi, Jawa Tengah, Sibolga, dan jaringan Fikqoh Abu Hamsyah yang baru tertangkap di Bogor, Jawa Barat. 
 
"Dari 70 teduga teroris yang kami tangkap, delapan di antaranya meninggal dunia, karena melawan," ungkap Dedi saat ditemui di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 18 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia juga menyatakan, selama Mei 2019 pihaknya sudah menangkap 31 terduga teroris. Yang terbaru teroris jaringan Islamic State in Iraq and Syria (ISIS) kelompok Firqoh Abu Hamsyah, di Bogor. 
 
"Seluruh jaringan teroris yang telah ditangkap memiliki kesamaan dalam memilih targetnya. Yaitu menyerang para penegak hukum," ujar Dedi.
 
Selain penegak hukum, semua jaringan memiliki satu target dalam waktu dekat akan meledakkan bom di depan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei 2019.
 
"Kemudian, target kedua pada 22 Mei di depan KPU. Semuanya satu sasaran, kecuali jaringan Mujahidin Indonesia Timur melakukan aksinya di Poso," katanya.  
 
Dedi mengatakan, adanya gembar-gembor pergerakan massa ke Jakarta pada 22 Mei mendatang, justru menjadi momentum bagi para teroris untuk menunjukkan eksistensi.    
 
"Momentum itu dimanfaatkan oleh kelompok teroris, untuk memberitahukan bahwa kelompok mereka masih eksis," kata Dedi.
 
Dari hasil penggeledahan rumah teroris di Bogor, polisi mengamankan enam bom pipa siap ledak, serta satu bom panci yang tengah dirakit.    Menurut Dedi, tujuh bom itu akan diledakkan pada 22 Mei 2019.
 
Seperti diketahui, Densus 88 bersama Polres Bogor Jawa Barat membekuk satu terduga teroris berinisial E alias AR, 51, di kediamannya yang berlokasi di Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Jumat 17 Mei 2019. Selang beberapa jam sebelumnya, polisi juga menangkap simpatisan ISIS berinisial S, 27, di Jalan Kapten Yusuf, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif