17 Daerah di Kota Bandung Terendam Banjir
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Arief Prasetya di Taman Sejarah Bandung, Jalan Aceh, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis, 15 November 2018. Medcom.id/ Roni Kurniawan.
Bandung: Sejumlah wilayah di Kota Bandung, Jawa Barat rawan banjir saat memasuki musim hujan saat ini. Bahkan beberapa titik di Bandung menjadi langganan banjir sejak hujan turun pada awal November 2018.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Arief Prasetya mengatakan, saat ini masih ada 17 titik wilayah yang terjadi banjir ketika hujan turun, di antaranya kawasan Kopo, Caringin, Mochammad Toha, dan Kacapiring.

"Ada titik-titik lama seperti di Pagarsih masih ada satu RW yang kena banjir," kata Arief di Taman Sejarah Bandung, Jalan Aceh, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis, 15 November 2018.


Selain itu, banjir pun masih terjadi di kawasan Pasar Gedebage akibat meluapkan Sungai Cinambo karena debit air yang cukup tinggi. Ketinggian banjir pun, lanjur Arief, mencapai 50 centimeter yang tertinggi yakni di kawasan Kacapiring.

"Yang tertinggi itu di Kacapiring sampai 50 centimeter. Kalau titik lainnya ada kisaran 20 sampai 30 centimeter," sambung Arief.

Namun Arief menuturkan, banjir di 17 titik tersebut dalam kurun waktu kurang dari dua jam sudah kembali surut. Hal itu dikarenakan diperlebarnya seluruh drainase atau aliran air yang menjadi proyek utama Kota Bandung tahun 2018 ini untuk menanggulangani banjir.

"Tidak lebih dari dua jam air sudah surut. Karena kita juga memperlebar drainase, hampir di seluruh titik selokan kita perlebar sekarang dengan kedalaman hampir dua meter dan lebar lebih dari satu meter," pungkas Arief.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id