Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa. Medcom.id/P. Aditya Prakasa
Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa. Medcom.id/P. Aditya Prakasa (P Aditya Prakasa)

Cianjur Dipimpin Wakil Bupati

kasus korupsi OTT KPK
P Aditya Prakasa • 13 Desember 2018 12:39
Bandung: Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman diangkat menjadi pelaksana tugas (plt) Bupati Cianjur. Keputusan ini ditetapkan usai Bupati Cianjur Irfan Rivano Muchtar terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
 
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan, pihaknya akan mengajukan Wakil Bupati Cianjur diangkat jadi pelaksana tugas ke Kementerian Dalam Negeri.
 
"Ini sesuai mekanisme. Apabila proses hukum berlangsung, sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014, Wakil Bupati sebagai pelaksana Bupati Kabupaten Cianjur," kata Iwa, usai pengecekan harga pangan Pasar Kosambi Bandung, Kamis, 13 November 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Iwa menyayangkan kepala daerah yang terkena OTT KPK maupun tersandung kasus suap banyak terjadi. Dia berharap hal itu menjadi pelajaran dan tidak lagi terjadi di Jawa Barat.
 
Beberapa Kepala Daerah di Jawa Barat yang terciduk OTT pihak berwajib di antaranya Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra terkait kasus suap, Bupati Bekasi Neneng Hasan Yasin soal kasus suap proyek perizinan Meikarta.
 
"Harapan kami, kemarin (Bekasi dan Cirebon) itu yang terakhir. Ternyata terjadi lagi di Cianjur. Kami sebagai pemerintah prihatin dan ini kita anggap sebagai pelajaran pahit dan berharga," kata Iwa.
 
Meski begitu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendukung penuh langkah penindakan hukum yang dilakukan oleh KPK.
 
KPK menetapkan Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Kabupaten Cianjur tahun 2018. Irvan diduga memotong DAK Pendidikan sebesar 14,5 persen dari total Rp4,8 miliar. Irvan juga diduga telah memerintahkan agar memotong dana yang telah dialokasikan ke 140 SMP.
 
Irvan ditetapkan tersangka bersama tiga orang lainnya yakni Kepala Dinas Pendidikan Cianjur Cecep Sobandi, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur Rosdin, dan Kakak ipar Irvan, Tubagus Cepy Sethiady.
 
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi