Bahar bin Smith menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Bandung.
Bahar bin Smith menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Bandung. (P Aditya Prakasa)

Hakim Tolak Eksepsi Bahar bin Smith

penganiayaan anak
P Aditya Prakasa • 21 Maret 2019 12:49
Bandung: Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung menolak nota keberatan atau eksepsi terdakwa tindak pidana penganiayaan Bahar bin Smith. Hakim memerintahkan kepada jaksa untuk melanjutkan agenda sidang pemeriksaan saksi.
 
"Menimbang bahwa eksepsi terdakwa tidak bisa diterima. Dengan begitu majelis hakim menolak eksepsi dan memerintahkan jaksa penuntut umum (JPU) untuk melanjutkan persidangan," kata Ketua Majelis Hakim Edison Muhammad, di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan, Kota Bandung, Kamis, 21 Maret 2019.
 
Baca: Pengacara Minta Penahanan Bahar bin Smith Dipindah

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Majelis hakim kemudian memerintahkan JPU untuk mempersiapkan pokok perkara dan memasuki pemeriksaan saksi-saksi. Sementara itu Bahar yang langsung meninggalkan ruang sidang memberikan tanggapan atas ditolaknya eksepsi yang diajukan penasehat hukumnya. 
 
"Apa pun yang diputuskan hakim saya terima," ucap Bahar usai sidang.
 
Sidang pun akan dilanjutkan pada pekan depan, Kamis, 28 Maret 2019, dengan agenda pemeriksaan saksi. Dalam agenda selanjutnya, direncanakan dua orang korban akan hadir sebagai saksi.
 
Bahar bin Smith didakwa menganiaya dua remaja yang merupakan muridnya. Bahar diduga menganiaya keduannya di Pondok Pesantren (Ponpes) miliknya, di Tajul Alawiyyin, Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 
 
"(Bahar menganiaya) dengan menggunakan tangan kosong yang dikepalkan, ditendang dengan kaki, dengan lutut pada tubuh bagian kepala, rahang, dan mata secara berkali-kali," kata Jaksa Purwanto Joko Irianto di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, Kamis, 28 Februari 2019.
 
Atas perbuatannya, Bahar dikenakan pasal berlapis, yakni Pasal 333 ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Pasal 170 ayat (2) ke-2, Pasal 351 ayat (2), dan Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif