Kabupaten Tasikmalaya merupakan salah satu daerah yang kini diterjang banjir dan longsor yang mengakibatkan enam korban jiwa serta merusak jembatan penghubung di Tenjolaya, Kabupaten Garut.
"Belum. Nanti akan saya rapatkan dulu. Saya akan cek apakah ini situasional saja atau bukan. Karena BMKG juga belum memberikan input," kata Emil di Gedung DPRR Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat, 9 November 2018.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Baca: Bocah Korban Banjir di Tasikmalaya Masih Dicari
Akan tetapi Emil meminta setiap kepala daerah untuk melakukan berbagai persiapan guna mengantisipasi terjadinya bencana. Pasalnya 60 persen wilayah di Jabar masuk dalam kategori rawan terjadi bencana.
"Jabar secara naturalnya 60 persen adalah wilayah bencana hidrologis. Baik ada atau tidak adanya manusia akan terjadi bencana. Saya imbau masyarakat tetap waspada bencana apalagi sekarang sudah mulai musim hujan," beber mantan Wali Kota Bandung ini.
Emil mengungkapkan, Pemprov Jabar tetap siaga jika memang ada daerah yang terkena bencana. BPBD Jabar siap bergerak untuk membantu masyarakat yang terkena bencana.
"Tapi tetap tolong waspada. Musim hujan sudah turun. Awasi perkotaan dengan banjir cileuncangnya. Di pedesaan banjir bandang. Mohon kepala desa waspada, RT/RW juga. Siapkan emergency plan jika terjadi bencana," pungkas Emil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(DEN)
