Aksi Pencuri Gagal saat Pemilik Rumah Muncul
EF dan I dalam press release di Polsek Bantargebang, Senin 11 Juni 2018.Medcom.id/Antonio
Bekasi: Dua spesialis pelaku pencurian rumah kosong tertangkap tangan saat sedang beraksi di Perumahan Pondok Timur Indah, Jalan Intan Raya, RT 06/15 Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. 

Dua pemuda berinisial EF, 28 dan I, 34, ditangkap lantaran keliru menandai rumah yang mereka curi, Rabu, 6 Juni 2018 silam. Dua pelaku itu mengira rumah yang jadi sasarannya ditinggal pemiliknya untuk mudik, padahal saat itu, pemilik rumah sedang bekerja.

Sekitar pukul 18.30 WIB mereka memulai aksinya. Keduanya masuk ke dalam rumah dan membobol pintu. Tapi saat sedang mencuri, tiba-tiba Pemilik rumah Imam Santoso pulang. Saat itu, Imam kaget karena melihat lampu bagian dalam rumahnya menyala.


"Padahal korban dan istri tinggal bekerja lampu rumah dalam keadaan mati," kata Kapolsek Bantargebang, Komisaris Siswo di Bekasi, Senin 11 Juni 2018.

Benar saja, Imam melihat ada dua pencuri di dalam rumahnya. Kedua pelaku langsung keluar dari rumah korban dan langsung mlearikan diri menggunakan sepeda motor. 

Melihat pelaku kabur, Imam langsung berteriak sebisanya untuk meminta bantuan kepada warga sekitar. "Maling..Maling..," kata Imam ditirukan Siswo.

Warga yang mendengar teriakannya langsung bergerak dan membantu mengejar kedua orang pelaku hingga akhirnya tertangkap.

Warga langsung membawa dua orang itu ke Polsek Bantargebang berikut barang bukti hasil curian berupa dua buah liontin emas, dua cincin mutiara, satu cincin emas bayi, satu gelang emang bayi dan uang tunai Rp 1,5 juta. 

"Total kerugian mencapai Rp 5.500.000," ujarnya.

Siswo menambahkan, mereka memiliki peran berbeda dalam mencuri. EF bertugas menjaga situasi dan I bertugas sebagai eksekutor.

Pihak kepolisian, kata Siswo, masih melakukan penyidikan kasus pencurian rumah kosong. "Tersangka mengaku baru satu kali beraksi di Bekasi dan beberapa kali di Jakarta," tuturnya.

Saat ini keduanya mendekam di sel tahanan Polsek Bantargebang. Atas perbuatannya, mereka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.



(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id