Atur Waktu Berolahraga Saat Bulan Puasa
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal
Bogor: Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bogor Eko Prabowo beberkan kisi-kisi olahraga di kala puasa. Pertama, mengubah waktu dan pola berolahraga saat Ramadan tiba.

"Jika biasanya berolahraga selama dua jam, alangkah baiknya jam olahraga dipersingkat menjadi satu jam," kata Eko saat ditemui di kantor Dispora Kota Bogor, Jalan Kesehatan, Kecamatan Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu, 16 Mei 2018.

Dia sudah menerapkan metode pengaturan olahraga beberapa tahun. Olahraga tak boleh dihapus, hanya waktu dan durasi dikurangi. Supaya badan stabil dan segar, juga tidak terlihat lelah.


"Karena saya fitnes, jadi suplemen fitness saya diminum malam hari sebelum tidur. Saat berbuka puasa memakan kurma minimal 5 buah. Untuk makan berat setelah salat tarawih," kata dia.

Pria berperawakan gempal itu menjabarkan, asupan gizi juga harus diperhatikan. Seperti air putih yang cukup, empat gelas saat sahur, serta pola makan yang sehat. Hindarilah makanan bersantan dan pedas. Makan buah yang cukup juga tak boleh terlewatkan.

Bagi orang yang baru berolahraga, sebaiknya pola makan saat berbuka juga diperhatikan. Tak jarang ada yang 'lapar mata' dengan mengkonsumsi makanan secara berlebihan saat berbuka puasa.

"Itu bisa menyebabkan jatuh sakit, karena semua makanan harus dimakan. Puasa itu ibadah, jangan terlalu banyak mimun-minuman manis," ungkapnya.

Olahraga ringan sebaiknya dilakukan sebelum berbuka puasa, atau sekitar pukul 17.00 WIB.

"Untuk teman-teman yang menjalankan puasa, tetap menjalankan aktivitas olahraga seperti biasa. Dan jangan banyak makan gorengan," kata dia.



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id