Kondisi di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, beberapa hari pasca kerusuhan 8 Mei 2018. Medcom.id/Octavianus Dwi Sutrisno
Kondisi di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, beberapa hari pasca kerusuhan 8 Mei 2018. Medcom.id/Octavianus Dwi Sutrisno (Ahmad Rofahan)

Terduga Teroris di Cirebon Terkait Penyerangan Mako Brimob Depok

terorisme
Ahmad Rofahan • 12 Juli 2018 16:17
Cirebon: Penangkapan SR, terduga teroris di Perumahan Tampomas, Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat, diduga terkait rencana penyerangan ke Mako Brimob Depok, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
 
"Katanya terkait rencana penyerangan Mako Brimob. Info tersebut saya dapatkan, dari petugas yang sebelumnya meminta izin untuk melakukan penangkapan,” kata Ketua Rukun Warga 18, Sartono, di Cirebon, Kamis, 12 Juli 2018.
 
Sartono mengaku kecolongan lantaran adanya terduga teroris yang berada di wilayahnya. Menurutnya, peraturan wajib lapor memang sudah diterapkan kepada warga asing yang tinggal. Namun, yang membuat dirinya tidak menyangka, SR merupakan saudara dari ketua rukun tangga (RT) setempat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Petugas Sempat Bohong Ihwal Penangkapan Teroris di Cirebon
 
"Terduga teroris tersebut tinggal di rumah saudaranya, yang kebetulan ketua RT setempat," imbuhnya.
 
Saat digeledah, Sartono mengaku dilibatkan. Ia ikut masuk ke kamar pelaku saat digeledah oleh petugas saat itu. Ia tidak mengetahui benda apa saja yang dibawa petugas. Namun ia menyebutkan, sekitar satu jam setelah penangkapan, ada petugas yang kembali datang.
 
“Ada petugas yang kembali lagi. Katanya Ponsel sama dua kartu milik pelaku ketinggalan,” ujar Sartono.
 
Baca: Terduga Teroris di Cirebon Menumpang Tinggal
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi