Orang Tua AF ingin Penusuk Anaknya Cepat Ditangkap

Farhan Dwitama 08 Agustus 2018 15:37 WIB
tawuran pelajar
Orang Tua AF ingin Penusuk Anaknya Cepat Ditangkap
Ilustrasi tawuran - Medcom.id.
Tangerang: Erna Diana, 37, Ibu almarhum AF, masih tak menyangka anaknya menjadi korban dalam insiden tawuran di Jalan Raya Puspiptek, Tangerang Selatan beberapa waktu lalu.

AF yang tercatat sebagai pelajar SMK SJ Pamulang ini dikenal sebagai pribadi yang pendiam. Orang tua dan keluarga tak pernah menyangka jika korban sampai berani ikut tawuran.

"Saya benar-benar enggak menyangka, anak saya ini pendiam, libur juga lebih sering di rumah," kata Erna di rumah duka di Pedurenan 3 Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, 8 Agustus 2018.


Pada hari kejadian, Selasa 31 Juli 2018, Erna tidak melihat gelagat aneh pada anak pertama dari tiga bersaudara itu. Saat itu AF hanya berangkat ke sekolah pada jam yang lebih siang.

"Cuma pas pagi itu, biasanya dia berangkat sekolah pukul 06.00 WIB ini jam 06.30 WIB juga belum jalan. Itu juga terlihat malas-malasan, dan baru jalan ketika saya tanyakan. Akhirnya pukul 06.30 WIB dia jalan," ucap Erna.

Erna dan suaminya Irvan Sofian, mengaku ikhlas dengan kepergian sang putra. Dia hanya berharap pelaku penusukan terhadap anaknya, cepat tertangkap.

"Saya sudah ikhlas, saya terima kenyataan ini. Sebagai orangtua tentu saya ingin segera pelakunya cepat ditangkap," pungkas Erna.

Sebelumnya tawuran antarpelajar pecah di Jalan Raya Puspiptek, tepatnya di depan Kompleks Pergudangan Taman Tekno, Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan, Banten, Selasa, 31 Juli 2018. Tawuran melibatkan dua kelompok pelajar SMK B Serpong dan SMK SJ Pamulang. AF jadi korban setelah wajahnya disabet samurai.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id