Polisi Gandeng Ulama Berantas Hoaks
Kapolres Bogor AKBP Andi Mochammad Dicky Pastika bersama mahasiswa Pendidikan Kader Ulama (PKU) angkatan XII MUI Kabupaten Bogor.
Bogor: Kapolres Bogor AKBP Andi Mochammad Dicky Pastika mengajak seluruh masyarakat dan ulama bersama memberantas kabar bohong atau hoaks. Ulama dinilai berperan besar dalam menjaga kerukunan masyarakat.
 
Hal itu diucapkan Andi saat memberikan kuliah umum kepada para mahasiswa Pendidikan Kader Ulama (PKU) angkatan XII MUI Kabupaten Bogor dengan tema `Sinergitas Ulama-Umara`.
 
"Saat ini banyak pembelokan terhadap umat akibat hoaks yang tersebar melalui media massa, jangan sampai masyarakat menjadi tersesat,” kata Andi, Sabtu, 20 Oktober 2018.
 
Andi mengatakan, hoaks bisa berujung pada konflik yang mengarah pada perpecahan.
 
“Hoaks itu mengarah pada persepsi, persepsi akan mengarah pada sikap militan, dan militan akan berujung pada radikalisme. Hasut, fitnah, dan gibah akan mengarah pada perpecahan umat," Jelasnya.

Baca: Menlu: Generasi Muda Alat Hapus Intoleran dan Hoaks

Andi berharap para lulusan PKU MUI Bogor dapat menjadi agen sosial yang dapat membawa pengaruh positif di tengah masyarakat.
 
Ketua Alumni PKU MUI Bogor Saepudin Muhtar mengatakan, ulama berperan besar dalam memberikan bimbingan agama kepada masyarakat demi menjaga keutuhan NKRI. Khususnya generasi muda agar tidak terpengaruh oleh ideologi yang bertentangan dengan ajaran agama serta dasar negara Pancasila.
 
"Alhamdulillah, Pak Kapolres hadir. Hal tersebut karena mahabah beliau kepada ulama dan calon ulama,” kata alumni Pertukaran Pemuda Asean Jepang ini.






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id