Diklaim Selesai 100%, <i>Venue</i> Paralayang Belum Lengkap
Atlet paralayang dalam pelatnas. Medcom.id/Rizky Dewantara
Bogor: Wakil ketua INASGOG (Indonesia Asian Games Organisme Commite) Syafrie Syamsudin mengklaim venue (gelanggang) paralayang pada Asian Games 2018 sudah 100 persen. Meski diklaim sudah 100 persen kenyataan di lapangan masih banyak sarana dan prasarana yang belum lengkap.

Syafrie Syamsudin mengaku, secara keseluruhan, venue Asian Games 2018 Jakarta-Palembang sudah 100 persen siap dioperasikan. Hal ini disampaikannya usai melihat venue paralayang di Bogor.

"Untuk venue paragliding (paralayang) di Bogor sendiri, sudah kami tinjau selama dua kali. Sudah menunjukan kemajuan dengan tingkat operasional yang siap dipergunakan," ungkapnya," saat ditemui di venue paralayang, Bogor, Jawa Barat, Kamis, 9 Agustus 2018.


Namun, manager venue paralayang Joko Bisowarno menyatakan, kondisi venue paralayang secara bertahap terus dilengkapi seperti  toilet, pagar, instalasi listrik untuk tenda dan internet ke tenda.

"Ini belum 100 persen. Masih 60 persen, namun Ini sesuai target dan tidak terhambat. Yang pasti tanggal 15 Agustus 2018 seluruh sarana dan prasarana sudah harus siap digunakan," ujarnya, di lokasi venue paralayang, Bogor, Jawa Barat, Kamis, 9 Agustus 2018

Dirinya juga mengungkapkan, kendala utama belum optimalnya venue paralayang lantaran suplayer yang mepet dalam menginput barang-barang ke lokasi paralayang.

"Tapi kalau lihat kerja mereka sesuai lah. Seharusnya kalau agak panjang, 10 hari sebelumnya sudah siap," pungkasnya.

Pantauan Medcom.id venue paralayang yang terletak di wilayah puncak Bogor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat masih minim sarana dan prasarana.

Di antaranya, belum adanya toilet umum, jaringan internet, pagar keamanan venue dan tenda-tenda untuk para atlet dan ofisial.
 



(SUR)