Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany menerima penghargaan Kota Tangsel sebagai kota dengan predikat baik se-Indonesia dalam laporan hasil SPBE Tahun 2018 (Foto:Dok.Pemkot Tangsel)
Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany menerima penghargaan Kota Tangsel sebagai kota dengan predikat baik se-Indonesia dalam laporan hasil SPBE Tahun 2018 (Foto:Dok.Pemkot Tangsel) (M Studio)

Selamat! Tangsel Masuk 3 Besar Kota Predikat Baik se-Indonesia

tangerang selatan
M Studio • 01 April 2019 14:52
Tangerang Selatan: Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dinobatkan sebagai satu dari tiga kota dengan predikat baik se-Indonesia dalam laporan hasil evaluasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2018 yang dilakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
 
Dalam penilaian tersebut, total 616 instansi pemerintah mendapatkan penghargaan. Mereka terdiri atas instansi pusat, pemerintah daerah dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
 
Penghargaan diberikan langsung oleh Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla kepada Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, di Hotel Bidakara, Jakarta,  Kamis, 28 Maret 2019. Demikian dikutip siaran pers yang diterima Medcom.id, hari ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wapres Jusuf Kalla mengatakan kecepatan pelayanan dan teknologi menjadi kunci sistem pemerintahan yang berhasil.
 
"Karena itu, sistem berupa e-Budgeting, atau e-Control, e-Audit yang macam-macam harus kita pergunakan. Harus berubah dan banyak perubahan yang efektif," katanya.
 
Melalui perkembangan teknologi internet, perilaku masyarakat dan pelayanan banyak berubah dalam berbagai sektor baik dalam hal perizinan, perbankan, maupun perpajakan.
 
Selain membutuhkan sistem pengelolaan digital yang baik pada suatu institusi, sosialisasi, dan edukasi kepada masyarakat juga harus terus dilakukan.
 
Untuk berkoordinasi antar instansi pemerintahan, Wapres berharap ada jaringan komunikasi nasional yang dapat mengintegrasikan informasi antar kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah.
 
"Harapan kita adalah bagaimana suatu bangsa bisa lebih terpadu, lebih efisien, lebih cepat. Komunikasi layanan bisa lebih baik dan ada standardisasi," kata Wapres.
 
Wapres juga menyerahkan sejumlah piagam penghargaan SPBE kepada Kementerian Keuangan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Pariwisata, Bapetan, LIPI, BPS, BPK, Mabes Polri, serta Polda Jawa Barat.
 
Selain itu, penghargaan SPBE  juga diberikan kepada Pemprov Jawa Tengah, Pemprov Yogyakarta, Pemprov Jawa Barat, Pemkot Tangerang Selatan, Pemkab Banyuwangi, Pemkab Batang, dan Pemkab Pandeglang.
 
Selamat! Tangsel Masuk 3 Besar Kota Predikat Baik se-Indonesia
 
"Kita ucapkan selamat kepada para penerima penghargaan ini," kata Wapres.
 
Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin mengatakan evaluasi tersebut bukan ajang untuk mencari siapa yang terbaik. Melainkan untuk memacu meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat melalui SPBE.
 
“Ini merupakan reward kepada pemerintah pusat dan daerah yang telah melakukan inovasi, dan penghargaan ini untuk memancing yang lain untuk terus meningkatkan kinerja dan berinovasi,” kata Syafruddin.
 
Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PANRB Rini Widyantini mengatakan evaluasi SPBE yang dilakukan merupakan pemetaan kematangan dan penguatan tata kelola pemerintah di dalam instansi pemerintah. Evaluasi itu dilatarbelakangi penilaian PBB yang menyebutkan indeks Electronic Government di Indonesia masih rendah.
 
Namun hal tersebut menurutnya hanya cara penilaian yang berbeda, dan komponen yang menjadi penilaian. Oleh sebab itu penyerahan hasil evaluasi bertujuan agar instansi yang dievaluasi dapat mengetahui kondisi tata kelola pada instansi masing-masing. 
 
“Evaluasi yang kita lakukan tidak hanya memberikan nilainya saja, tapi memberi masukan serta saran perbaikan apa yang mesti dilakukan. Hal-hal itulah yang akan dijadikan proses pembimbingan, pembinaan, maupun dalam perumusan kebijakan oleh Tim Koordinasi SPBE Nasional, yakni Kementerian PANRB, Kementerian Kominfo, serta Bappenas,” ujarnya.
 
Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany selepas mendapatkan penghargaan tersebut berharap dengan diraihnya penghargaan ini, Pemkot Tangsel akan semakin termotivasi untuk menerapkan SPBE dengan lebih baik lagi.
 
“Kita berharap dengan penerapan SPBE ini, kualitas pelayanan kepada masyarakat akan lebih baik lagi,” ujarnya.
 
Kebijakan SPBE tersebut yang paling utama adalah komitmen pimpinan instansi pemerintah untuk mau melakukan transformasi tata kelola pemerintahan yang berbasis elektronik. 
 
“Tanpa ada komitmen kuat, serta tanpa ada keinginan, tanpa ada kesadaran diri, maka penerapan SPBE tidak akan berjalan,” kata Airin.

 

(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif