Sebanyak 1.863 warga binaan rumah tahanan (Rutan) Kelas I Tangerang di Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, mengikuti perekaman e-KTP, Kamis, 17 Januari 2019. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir.
Sebanyak 1.863 warga binaan rumah tahanan (Rutan) Kelas I Tangerang di Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, mengikuti perekaman e-KTP, Kamis, 17 Januari 2019. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir. (Hendrik Simorangkir)

Ribuan Warga Binaan Rutan Tangerang Rekam E-KTP

e-ktp pilpres 2019
Hendrik Simorangkir • 17 Januari 2019 19:21
Tangerang: Sebanyak 1.863 warga binaan rumah tahanan (Rutan) Kelas I Tangerang di Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, mengikuti perekaman e-KTP. Kegiatan tersebut dilakukan warga binaan untuk memenuhi persyaratan pemilihan umum calon Presiden dan Wakil Presiden serta Legislatif pada 17 April 2019.
 
Kepala Seksi Pengelolaan Rutan Kelas I Tangerang, Magribi Putu Judhono mengatakan, dalam kegiatan pelaksanaan ini ada 1.863 peserta warga binaan yang mengikuti perekaman e-KTP.
 
"1.863 peserta yang mengikuti perekaman ini belum memiliki e-KTP, mengingat pemilu sebentar lagi, jadi harus dibuatkan. Kegiatan ini juga dilakukan serentak di rutan dan lapas di seluruh Indonesia," kata Magribi di Rutan Kelas I Tangerang, Banten, Kamis, 17 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Magribi menjelaskan, dari 1.863 daftar pemilih tetap (DPT) warga binaan Rutan Kelas I Tangerang, sebanyak 476 orang merupakan warga Tangerang.
 
Kepala Bidang Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang, Abeng Sutarjo menjelaskan, perekaman dan cetak e-KTP dilakukan untuk memenuhi persyaratan pemilihan umum calon Presiden dan Legislatif yang akan dilakukan pada 17 April 2019.
 
"Jadi semua calon pemilih pada pelaksanaan pemilu nanti harus sudah memiliki e-KTP, supaya pemilu yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia bisa berjalan dengan jujur, adil, dan netral," jelas Abeng.
 
Perekaman dan cetak e-KTP ini bukan hanya dilakukan di Rutan Kelas I Tangerang, melainkan dilakukan serentak di seluruh rutan dan lapas di Indonesia, yang dibuka oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di Lapas Narkotika di Jakarta, melalui video conference.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif