Terduga Teroris di Depok Berjualan Mi Ayam

Octavianus Dwi Sutrisno 10 Juli 2018 13:22 WIB
terorisme
Terduga Teroris di Depok Berjualan Mi Ayam
Tempat LK biasa dagang mi ayam. Medcom.id/Octavianus Dwi Sutrisno
Depok: Warga Kampung Bojonglio Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong Kota Depok dikagetkan penangkapan dua warganya. LK, 30, dan MAS, 40, digelandang Densus 88 Anti Teror karena diduga teroris.

Muinah, Ibu RW009, Kampung Bojonglio, mengenal salah satu orang yang ditangkap. LK, 30, yang berprofesi sebagai pedagang mi ayam.

"Dia dagang tepat di sebelah rumah saya, tapi waktu ditangkap dia sedang di rumah MAS, mereka saling kenal," ungkap Muinah saat didatangi ke rumahnya, Selasa, 10 Juli 2018.


LK merupakan warga Sukabumi yang pindah ke Kampung Bojonglio Kota Depok sekitar lima tahun lalu. LK sempat menjadi karyawan sebelum menikah.

"Buka warung mi ayam baru enam bulan," bebernya.

LK tertutup dan berkomunikasi saat berdagang. Dia tinggal dengan ibu dan istrinya yang baru melahirkan seorang anak.

"Istrinya juga (tertutup), namun ramah, Setiap melayani pelanggan di warung mi suka menyapa," kata dia.

Informasi yang dimiliki Muinah, MAs merupakan warga Tegal yang TELAH tinggal kurang lebih 10 tahun di Kampung Bojonglio.

"Dia tinggal dengan dua orang istri dan enam orang anaknya di satu rumah," katanya.

Baca: Densus 88 Kembali Tangkap Terduga Teroris di Depok

MAS dikenal tertutup. Terlebih kedua istrinya. Istrinya tak pernah datang ke aktivitas posyandu setiap diundang.

"Kalau soal pengajian atau apapun saya kurang mengetahui. MAS memang lama tinggal di sini, karena menempati hak waris rumah milik istri pertamanya," tandasnya.

Sewaktu dilakukan penangkapan terhadap kedua orang tersebut banyak warga yang melihat.

"Banyak yang teriak, ada yang bilang tukang mi di tangkap gitu katanya," pungkasnya.

Hingga saat ini belum ada penggeledahan oleh Tim Densus 88, di rumah LK maupun MAS. Menurut informasi yang dihimpun dari warga setempat, penangkapan terhadap kedua orang terduga teroris tersebut terpantau cepat.

Ada tiga motor yang melaju kencang menuju rumah MAS, yang langsung melakukan penyergapan terhadap MAS dan LK.

 



(SUR)