52 Kelurahan di Kota Bogor tak Memiliki SMPN
Calon siswa mengikuti pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) daring (online) Antara/Maulana Surya
Bogor: Sebanyak 52 kelurahan di Kota Bogor, Jawa Barat, tak memiliki Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN). Tidak meratanya sekolah di Kota Bogor membuat aturan zonasi tidak maksimal. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fahrudin mengaku, hingga saat ini, hanya ada 20 SMPN di 16 kelurahan di enam kecamatan. Sementara 52 kelurahan lainnya tak memiliki SMPN.

"Jadi 52 kelurahan tidak memiliki SMPN," kata Fahrudin dihubungi Medcom.id, Kamis, 12 Juli 2018.


Menurut dia, saat ini Pemkot berusaha membangun sekolah-sekolah di Kota Bogor. Hal itu agar zonasi penerimaan peserta didik merata. Salah satunya membangun SMPN 21 di Kelurahan Cimahpar Kecamatan Bogor Utara.

Berikut data sekolah di enam kecamatan di Kota Bogor 

Kecamatan Bogor Tengah, Kelurahan Paledang, SMPN 1 dan 7 Kota Bogor, Kelurahan Sempur, SMPN 11 dan 20 Kota Bogor, Kelurahan Pabaton SMPN 2 Kota Bogor, Kelurahan Tegallega SMPN 3 Kota Bogor dan Kelurahan Ciwaringin SMPN 4 Kota Bogor.

Kecamatan Bogor Selatan, Kelurahan Cipaku SMPN 10 Kota Bogor, Kelurahan Ranggamekar SMPN 13 Kota Bogor, Kelurahan Bojongkerta SMPN 17 Kota Bogor, dan Kelurahan Empang SMPN 9 Kota Bogor.

Kecamatan Bogor Utara, Kelurahan Ciparigi, SMPN 15 Kota Bogor dan Kelurahan Kedunghalang, SMPN 19 Kota Bogor. 

Kecamatan Tanahsareal, ada empat SMPN seperti di Kelurahan Tanahsareal, SMPN 12, 5 dan 8 Kota Bogor dan Kelurahan Kayumanis, SMPN 16 Kota Bogor.

Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, di Kelurahan Situgede SMPN 14 Kota Bogor dan Kelurahan Menteng SMPN 6 Kota Bogor.

"SMPN di Kecamatan Bogor Timur hanya ada satu SMPN, yaitu SMPN 18 Kota Bogor di Kelurahan Katulampa," terangnya.



(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id