Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi memimpin upacara pada hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran 2019, Senin 10 Juni 2019. Istimewa/Medcom.id
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi memimpin upacara pada hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran 2019, Senin 10 Juni 2019. Istimewa/Medcom.id (Antonio)

Puluhan ASN Kota Bekasi Bolos Kerja Usai Lebaran

lebaran idul fitri
Antonio • 10 Juni 2019 12:24
Bekasi: Puluhan pegawai Pemerintah Kota Bekasi tidak masuk pada hari pertama kerja usai libur panjang Lebaran 2019, Senin, 10 Juni 2019. Mereka terdiri dari pegawai yang tidak hadir karena sakit, cuti dan tanpa keterangan.
 
Badan Kepegawaian Pendidik dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi mencatat, dari sebanyak 2.659 pegawai, terdapat 2.589 yang hadir. Sebanyak 19 orang tidak masuk dengan alasan sakit, 14 orang cuti, dan 37 orang tidak masuk tanpa keterangan atau bolos.
 
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi memastikan akan mendata siapa saja pegawai tyang membolos saat kerja pertama usai libur Lebaran. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Di sini yang tanpa keterangan ada 37, kalau sakit tentunya harus ada surat dokter, kalau izin harus ada surat izin," kata Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi usai apel di Plaza Pemkot Bekasi, Senin, 10 Juni 2019.
 
Sementara itu Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menambahkan, pegawai yang membolos bakal diberi sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Aturan itu tertuang dalam Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (MENPAN RB) tentang Laporan Hasil Pemantauan Kehadiran Aparatur Negara Sesudah Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 H.
 
"Setelah direkap, kemudian dilaporkan, kemudian nanti ada tingkatannya, mulai dari lisan dan tertulis," kata Tri.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif