Warga Desa Burangkeng yang memprotes aktivitas TPA Burangkeng di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Antonio)
Warga Desa Burangkeng yang memprotes aktivitas TPA Burangkeng di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Antonio) (Antonio)

TPU Burangkeng Ditutup, Ribuan Ton Sampah Menumpuk di Bekasi

sampah lingkungan hidup
Antonio • 15 Maret 2019 17:00
Bekasi: Ribuan ton sampah di Kabupaten Bekasi tertumpuk di lingkungan rumah penduduk dan pasar yang ada di wilayah setempat. Hal itu sebagai dampak dari penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng oleh warga setempat.
 
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi mencatat jumlah sampah yang tertumpuk akibat penutupan TPA Burangkeng sekitar 9.600 ton. 
 
"Tinggal menghitung saja 800 ton (sampah) setiap hari, sedangkan sudah 12 hari TPA ditutup," kata Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Dodi Agus Supriyanto, Jumat, 15 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dodi mengatakan TPA Burangkeng merupakan satu-satunya tempat pembuangan sampah yang diandalkan oleh Pemkab Bekasi. Maka itu, penutupan TPA berdampak pada penumpukan sampah.
 
Pihaknya berencana untuk mengangkut sampah yang menumpuk di pemukiman warga dan pasar jika TPA Burangkeng sudah dibuka. "Kami berharapnya hari ini dibuka, sehingga tidak sampai terjadi penumpukan lebih banyak lagi," ungkapnya.
 
Wilayah TPA Burangkeng relatif tidak terlalu jauh dengan TPA Sumurbatu dan TPST Bantargebang. Namun, kata Dodi, pihaknya tidak bisa membuang sampah ke dua tempat tersebut lantaran belum ada kerja sama antarpemerintah ke Pemprov DKI Jakarta maupun Pemkot Bekasi. 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif