300 kg ganja yang disita BNN. Istimewa
300 kg ganja yang disita BNN. Istimewa ()

300 Kg Ganja Diselundupkan Dalam Karung Limbah Medis

ganja bnn
16 Mei 2019 16:26
Jakarta: Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan penyelundupan 300 kilogram (kg) ganja kering yang diselundupkan dalam limbah medis Bahan Beracun Berbahaya (B3) di Cilegon, Banten. Tiga orang ikut penyelundup ikut ditangkap. 
 
"Ganja dikirim dari Aceh melalui jalur darat dengan tujuan ke Cilegon, Banten," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari, Kamis, 16 Mei 2019.
 
Arman mengatakan, pengungkapan kasus penyelundupan ganja yang dilakukan oleh Dodi, Misbah, dan Jainudin berawal dari pengembangan kasus terdahulu tentang penyelundupan ganja di Depok. Saat itu BNN menyita 500 kilogram pada 5 Mei 2019 yang dikirim melalui kargo.
 
Modus penyelundupan ini hampir sama dengan modus sebelumnya yang juga berhasil dibongkar oleh petugas. Yakni menyimpan ganja kering di dalam kotak yang kemudian disemprot dengan cat pilox untuk menghilangkan bau dan mengelabui petugas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Setelah dilakukan penyelidikan, BNN berhasil menangkap tersangka Dodi di sebuah hotel di daerah Cilegon, Banten. Petugas selanjutnya menggeledah mobil box dan ditemukan 10 karung plastik berisi ganja kering seberat 300 kilogram. 
 
"Ganja tersebut disembunyikan di antara karung limbah Medis B3," kata Arman.
 
Dari keterangan Dodi, barang tersebut akan diserahkan pada Misbah di depan hotel tersebut. Sesaat setelah dilakukan serah terima barang, petugas mengamankan Misbah dan Jainudin.    
 
"Seluruh tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor BNN untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Arman.   
 
Menurut Arman, kasus penyelundupan ini merupakan modus baru. Pelaku menyelundupkan ganja dengan karung di antara karung limbah medis B3 untuk menghilangkan bau dan mengelabui petugas. 
 
Para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) Junto Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 111 ayat (2) Junto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal yakni hukuman mati atau penjara seumur hidup.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif