Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman M Fachir di Kota Tangerang, Banten, Sabtu, 16 Februari 2019. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir.
Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman M Fachir di Kota Tangerang, Banten, Sabtu, 16 Februari 2019. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir. (Hendrik Simorangkir)

Wamenlu Sebut Belum Ada Bukti WNI Pelaku Bom Filipina

teror bom bom bunuh diri
Hendrik Simorangkir • 16 Februari 2019 16:35
Tangerang: Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman M Fachir mengaku keberatan dengan pernyataan Menteri Dalam Negeri Filipina Eduardo Ani yang menyebut pelaku ledakan di Gereja Katolik di Pulau Jolo adalah suami istri Warga Negara Indonesia (WNI).
 
Fachir mengatakan, kesimpulah baru bisa diambil setelah pihak berwajib mengumpulkan bukti dalam insiden tersebut. "Belum ada bukti yang kuat mengenai hal itu," ujar Fachir saat ditemui Medcom.id di Kota Tangerang, Banten, Sabtu, 16 Februari 2019.
 
Fachir menjelaskan, Indonesia masih menghargai kerja sama antarnegara dengan mengikuti otoritas yang berlaku di Filipina. Pihaknya bersama Badan Nasiinal Penanggulangan Terorisme (BNPT) akan mengikuti prosedur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Masih ada kerja sama antara otoritas kita dengan otoritas di sana, baik dari perwakilan kita yang selalu mengikuti apa yang dilakukan oleh otoritas di sana. Karena ini juga adalah kerja sama bilateral antara otoritas bidang intelijen, bidang pemberantasan terorisme, dan segala macam," beber Fachir. 
 
Fachir berharap kejadian tersebut tidak membuat hubungan ke dua negara terpecah. Saat ini Indonesia dan Filipina masih menjalin erat kerja sama dalam berbagai bidang. 
 
Fachir juga tidak mau berandai-andai jika hasil penyelidikan menunjukan bahwa ada keterlibatan WNI. "Belum, nanti lah kita bahas soal itu kalau benar," pungkas Fachir.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif