Kasat Narokoba Polrestabes Bandung AKBP Irfan Nurmansyah menunjukan sendal untuk menyembunyikan tiga gram sabu ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banceuy, Bandung, Jawa Barat, Kamis, 27 Desember 2018. Medcom.id/ P Aditya Prakasa.
Kasat Narokoba Polrestabes Bandung AKBP Irfan Nurmansyah menunjukan sendal untuk menyembunyikan tiga gram sabu ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banceuy, Bandung, Jawa Barat, Kamis, 27 Desember 2018. Medcom.id/ P Aditya Prakasa. (P Aditya Prakasa)

Seorang Ibu Sembunyikan Sabu di Sandal Anaknya

kasus narkoba
P Aditya Prakasa • 27 Desember 2018 18:40
Bandung: Perempuan berinisial S, 45, tertangkap tangan membawa narkoba jenis sabu ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banceuy, Bandung, Jawa Barat. S memanfaatkan anaknya untuk menyembunyikan sabu yang hendak diselundupkan tersebut.
 
Kepala Satuan Narkoba Polrestabes Bandung AKBP Irfan Nurmansyah mengatakan, S menyembunyikan tiga gram sabu di dalam sandal anaknya yang masih berusia tujuh tahun.
 
"Hasil temuan petugas Lapas Banceuy jam 11.45 WIB, perempuan berinisial S membawa sabu untuk tahanan Lapas Banceuy. Dia memasukan sabu itu di dalam lipatan sendal anaknya," kata Irfan di Markas Satuan Narkoba Poltestabes Bandung, Kota Bandung, Kamis, 27 November 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Irfan mengatakan, sabu tersebut merupakan pesanan dari salah seorang narapidana berinisial R yang merupakan tahanan kasus narkoba. Hubungan antara S dan R bukan keluarga melainkan hanya kenalan biasan.
 
"Barang ini pesanan narapidana berinisial R. Sementara S mendapatkan uang menjadi kurir antara Rp500 ribu sampai Rp1 juta," ucap Irfan.
 
Sebelum tertangkap oleh petugas Lapas, S telah tiga kali berhasil mengantarkan sabu kepada R. Kini, dalam pengiriman yang keempat kalinya berhasil digagalkan oleh petugas.
 
"Ini yang pesanan yang keempat kalinya, dan dari pemeriksaan sementara sabu itu akan digunakan saat tahun baru oleh R sendiri. Sabu itu didapat S setelah diarahkan oleh R, dipesan per dua minggu. Saat ini S masih dilakukan pemeriksaan," pungkas Irfan.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi