Warga Cianjur Selatan Minta Ridwan Kamil Perjuangkan Pemekaran
Pertemuan Ridwan Kamil dengan beberapa warga Cianjur bagian selatan yang membahas soal pemekaran wilayah, Rabu 10 Mei 2018, Medcom.id - Roni Kurniawan
Cianjur: Warga Cianjur wilayah selatan meminta calon gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memperjuangkan pemekaran. Pasalnya, perjuangan selama 17 tahun warga Cianjur Selatan yang terdiri dari 14 kecamatan untuk pemekaran belum menemukan titik terang. 

Anggi, 46, salah seorang aktivis pemekaran Cianjur Selatan mengaku telah berjuang bersama tokoh warga lainnya selama 17 tahun untuk dilakukan pemekaran. Bahkan segala persyaratan termasuk studi ilmiah telah dilakukan oleh salah satu perguruan tinggi negeri.

"Semua kajian selesai tinggal batas wilayah, itu memerlukan SK (surat keputusan) dari Bupati (Cianjur). Segala proses sudah ditempuh," kata Anggi saat berdiskusi bersama Emil di Gedung PGRI Cibeber, Cianjur Selatan, Rabu 9 Mei 2018.


Anggi mengaku, pengajuan pemekaran tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya warga Cianjur Selatan harus menempuh jarak yang jauh untuk menyelesaikan administrasi hingga membutuhkan waktu sampai 6 jam menuju pusat Pemerintah Kabupaten Cianjur.

"Seperti warga Cidaun, itu harus 4 sampai jam ke kota hanya untuk mengurus KTP saja. Termasuk administrasi yang lain-lain. Belum ongkosnya juga berapa, jadi itu keluhan kami," sambungnya.

Selain itu, perhatian Pemkab Cianjur pun dinilai tidak begitu merespon cepat berbagai keluhan warga Cianjur Selatan termasuk infrastruktur yang belum memumpuni. Pasalnya Cianjur kini mencangkup 34 kecamatan dengan luas wilayah 3.432,96 km2. 

"Banyak hal lain, tapi kami seperti malu karena tidak ingin mengungkapkan aib. Secara letak geografis dan keadaan sosial masyarakat Cianjur Selatan bisa menjadi pertimbangan," tuturnya.

Menanggapi hal itu, Emil mengaku pemekaran di Jabar telah masuk dalam program kerjanya dalam lima tahun kedepan jika terpilih menjadi Gubernur Jabar. Bahkan Emil akan melakukan kontrak politik dengan calon presiden untuk menghapus moratorium dan menyetujui pemekaran di Jabar.

"Ya nanti siapapun yang mau presiden punya kontrak politik juga dengan masyarakat Jawa Barat bahwa moratorium bisa dicabut kalau ingin dukungan dari masyarakat Jawa Barat," ujar Emil ditempat yang sama.

Cara politik itu diakui Emil akan dilakukan jika terpilih menjadi orang nomor satu di Jabar. Terlebih Emil telah memetakan untuk melakukan pemekaran lebih dari 10 daerah termasuk Cianjur Selatan.

"Jabar dgn penduduk 47juta harusnya 40 daerah, sekarang hanya 27 daerah kurang 13 daerah. Padahal Jawa Timur jumlah penduduknya 40 juta daerahnya 38. Jadi penjomplangan pelayanan publik, kualitas manusia dan dana APBN yang tidak setara," pungkasnya.




(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id