Pengendara memperlambat laju kendaraannya saat memasuki Gerbang Tol Cikarang Utama 1 di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (25/4/2019). ANTARA FOTO/Risky Andrianto.
Pengendara memperlambat laju kendaraannya saat memasuki Gerbang Tol Cikarang Utama 1 di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (25/4/2019). ANTARA FOTO/Risky Andrianto. (Antonio)

GT Cikampek Utama Akan Beroperasi Sebelum Mudik Lebaran

infrastruktur jalan tol
Antonio • 04 Mei 2019 12:20
Bekasi: Gerbang Tol Cikarang Utama di KM 29 Tol Jakarta Cikampek akan direlokasi ke KM 70, Kabupaten Karawang Jawa Barat. Jasa Marga menargetkan GT Cikampek Utama dapat beroperasi sebelum mudik Lebaran 2019.
 
General Manager Jasa Marga, Raddy R. Lukman mengatakan, saat ini pembangunan GT tersebut sudah memasuki tahap penyelesaian. Raddy mengatakan, gardu tol yang semula 31 berkurang menjadi 25 karena adanya pier Jakarta Elevated.
 
"Ditambah lagi ada pier-pier (tiang) yang membuat alurnya terganggu efek bottle neck, sehingga banyak gangguan di Cikarut, beban semakin tinggi tapi kapasitas berkurang, itu beresiko," kata Raddy di Bekasi, Jumat, 3 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Gerbang Tol Cikarang Utama Direlokasi
 
Raddy menjelaskan, pemilihan titik kilometer 70 untuk dijadikan Gardu Tol Cikampek Utama lantaran beban volume kendaraan lebih ringan. Dari perhitungan Jasa Marga, beban volume di lokasi itu hanya 50 persen dari Cikarut.
 
"Cikarut itu volume kendaraan mencapai 65-70 ribu sehari, tapi di kilometer 70 volume kendaraan hanya 25 ribu per hari," jelas Raddy.
 
Menurut Raddy, di Gerbang Tol Cikampek Utama, pihaknya mempersiapkan 21 gardu. Saat memasuki musim mudik Lebaran, akan dilakukan penambahan gardu.
 
"Kita siapkan di sana maksimal satu arah 21 gardu , dalam kondisi yang paling kritis saat one way kita harus siapkan lagi mobile reader 28 lajur transkasi artinya kapasitas gerbang memadai," beber Raddy.
 
Raddy menyatakan, pemindahan gardu tol itu otomatis mengubah transaksi di setiap gardu tol. Selama ini transaksi dilakukan di awal masuk gerbang tol. Untuk kedepannya, transaksi pembayaran dilakukan ketika keluar tol.
 
"Dampak positifnya banyak, akan meningkatnya kapasitas GT mulai dari Cikarang Barat sampai dengan Kali Hurip," pungkas Raddy.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif