Pihak sekolah memantau lokasi bangunan sekolah yang rusak akibat ditabrak truk di Tangerang Selatan, Senin, 14 Januari 2019, Medcom.id - Farhan Dwitama.
Pihak sekolah memantau lokasi bangunan sekolah yang rusak akibat ditabrak truk di Tangerang Selatan, Senin, 14 Januari 2019, Medcom.id - Farhan Dwitama. (Farhan Dwitama)

Kegiatan Belajar Mengajar SDN 1 Bambu Apus Tetap Normal

kecelakaan truk
Farhan Dwitama • 14 Januari 2019 12:28
Tangerang: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) di Sekolah Dasar Negeri 1 Bambu Apus, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, tetap berjalan normal.
 
KBM di sekolah tersebut tidak terganggu meski satu kelas dan laboratorium komputer tertimpa truk, pada Minggu malam, 13 Januari 2019.
 
"Kami pastikan kegiatan KBM tidak terganggu dan alhamdulillah ada satu ruang kelas kosong yang bisa digunakan untuk pengganti kelas VI A yang ruang kelasnya roboh," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangerang Selatan, Taryono saat dikonfirmasi, Senin, 14 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Truk Tergelincir Lalu Tabrak Dinding Ruang Kelas
 
Taryono menjelaskan, sejumlah perlengkapan sekolah menjadi korban dari insiden tersebut. Namun Taryono belum bisa merinci total barang yang rusak dari kecelakaan tersebut.
 
"Jadi ada alat peraga di lab, komputer. Untuk jumlah pastinya kami sedang inventarisir. Kami menuntut penggantian karena ini kecelakaan kerja oleh kontraktor proyek," ungkap Taryono. 
 
Sementara Kabid Bangunan dan Perkantoran, Dinas Bangunan dan Penataan Ruang Kota Tangerang Selatan Buana Mahardika mengatakan, dari insiden tersebut yang baru terdata adalah kerugian akibat rusaknya tembok, pagar, dan plafon yang mencapai sekitar Rp100 juta.
 
Buana menjelaskan, dalam waktu beberapa hari ke depan, pihaknya turut memantau perbaikan yang akan dilakukan pihak kontraktor.
 
"kami bantu awasi dari mulai memperbaiki pagar, dinding kelas yang roboh termasuk plafon. Kami berhitung seratusan, pagar dan dinding juga tinggi," jelas Buana. 
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi