Warga sedang berada di Taman Bunga Matahari,  Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Medcom.id/Antonio
Warga sedang berada di Taman Bunga Matahari, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Medcom.id/Antonio (Antonio)

Menyulap TPS Liar Jadi Taman Bunga Matahari

lingkungan hidup
Antonio • 20 Februari 2019 18:05
Bekasi: Sarman Faisal, 34 ,warga Desa Sukamurni, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berinisiatif membangun Taman Bunga Matahari di desanya, Kampung Rawakeladi. Ia bersama dengan warga dan rekan-rekannya dari Universitas Al Azhar Indonesia menyulap Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar menjadi menjadi wisata.
 
Pria yang akrab disapa Sarman ini lahir di Bekasi. Ia merupakan Ketua Kelompok Budi Daya Kebun Matahari Bekasi. Ia membangun taman tersebut di atas lahan keluarganya seluas 2.500 meter persegi.
 
Pembangunan tempat wisata itu bermula saat dirinya plesiran ke Brebes, Jawa Tengah. Wilayah tersebut, kata dia, sudah sukses memajukkan wisata melalui bunga matahari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kemudian timbul ide, kenapa enggak dibuat di Bekasi (Kabupaten) karena di Bekasi minim tempat wisata,” kata dia di Bekasi, Rabu 20 Februari 2019.
 
Menyulap TPS Liar Jadi Taman Bunga Matahari
Ketua Kelompok Budi Daya Kebun Matahari Bekasi, Sarman Faisal (batik di tengah) foto bersama mahasiswa dari Universitas Al Azhar Indonesia. Medcom.id/Antonio
 
Ia kembali ke Desa Sukamurni dan bertemu dengan kelompok warga. Di sana, dirinya mengajak warga sekitar untuk membangun Taman Bunga Matahari. Sempat ada kesulitan ketika menawarkan konsep itu. Tapi, akhirnya didukung dan bersama-sama warga membangun taman tersebut.
 
“Teman-teman mahasiswa juga bantu mensupport banner dan bibit. Desember 2018 kita sudah mulai mempersiapkannya dan sekarang sudah dibuka untuk umum,” tutur Sarman.
 
Taman tersebut juga dibangun dengan tujuan menggerakan ekonomi bagi warga di desanya. Sejauh ini, ia melibatkan pemuda dan warga setempat dalam mengelola taman itu.
 
Dengan tarif Rp5.000, wisatawan sudah bisa masuk ke Taman Bunga Matahari. “Kita ada beberapa fasilitas, seperti perahu bebek, permainan trampolin dan lainnya,” tuturnya.
 
Selain menggerakan ekonomi warga setempat, ia berharap agar keberadaan taman tersebut dapat meningkatkan sektor wisata di Kabupaten Bekasi.
 
"Ke depannya juga diharapkan akan ada perluasan tempat wisata ini dengan bantuan dari pemerintah daerah,  baik kabupaten bekasi maupun provinsi," tandasnya.
 

 

 

 

 
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi