Sekretaris Daerah Jawa Barat (Sekda Jabar) Iwa Karniwa di aula gedung PKK Provinsi Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Jawa Barat, Kamis, 21 Maret 2019. Medcom.id/ Roni Kurniawan.
Sekretaris Daerah Jawa Barat (Sekda Jabar) Iwa Karniwa di aula gedung PKK Provinsi Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Jawa Barat, Kamis, 21 Maret 2019. Medcom.id/ Roni Kurniawan. (Roni Kurniawan)

Jabar Akan Bangun 20 Jembatan untuk Kembangkan Desa

pembangunan jembatan
Roni Kurniawan • 21 Maret 2019 18:30
Bandung: Sekretaris Daerah Jawa Barat (Sekda Jabar) Iwa Karniwa mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Jabar akan membangun 20 jembatan penghubung desa di tahun 2019. Jembatan akan mempermudah akses transportasi antardesa dan menekan inflasi dengan melancarkan perpindahan orang dan barang.
 
Menurut Iwa, 20 jembatan yang akan dibangun ini merupakan bagian dari 54 usulan permintaan jembatan penghubung desa yang diutamakan pembangunannya, yang didominasi oleh desa-desa di Jawa Barat bagian selatan dan Cirebon.
 
"Pak Kadis (DPMDesa Jabar) sudah mengidentifikasi keliling terus, sampai saat ini ada 54 jembatan desa yang kita akan coba usahakan, karena sangat penting untuk menyelenggarakan infrastruktur yang paling dasar untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Iwa di aula gedung PKK Provinsi Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Jawa Barat, Kamis, 21 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Iwa menjelaskan, rata-rata anggaran per jembatan berkisar senilai Rp200 juta. Pemprov Jabar pun akan mencari CSR (corporate social responsibility) untuk membantu tambahan pembangunan jembatan, mengingat dana dari APBD yang terbatas.
 
"Anggaran pembangunan jembatan rata-rata Rp200 juta. Nanti kita pun juga cari CSR," jelas Iwa.
 
Iwa mengaku, alokasi anggaran yang ada di Pemprov Jabar saat ini cukup terbatas terutama untuk membangun jembatan sebagai penunjang akses. Ia pun akan terbuka kepada pihak ketiga atau CSR agar turut menggelontorkan dana untuk pembangunan jembatan.
 
"Mudah-mudahan sih dengan adanya CSR, kita arahkan kepada pengusaha-pengusaha, silahkan mereka yang bangun, kita kasih datanya, masyarakat terima barangnya aja, itu lebih baik," pungkas Iwa.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif