Sungai Cileungsi Hitam Pekat
Sungai Cileungsi di Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, saat ini berwarna hitam dan mengeluarkan busa, Selasa, 9 Oktober 2018. Medcom.id/ Rizky Dewantara.
Bogor: Meski sudah dilakukan penyegelan terhadap empat pabrik yang membuang limbah ke Sungai Cileungsi. Nyatanya Sungai Cileungsi di Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, saat ini berwarna hitam dan mengeluarkan busa.

Pantauan di lapangan, tepatnya di jembatan Bojong Kulur perbatasan Bantar Gebang Kota Bekasi dengan Kabupaten Bogor, Sungai Cileungsi di bawah jembatan Bojong Kulur terlihat hitam pekat dan berbusa putih.

Salah seorang warga Desa Bojong Kulur, Bayu, 24, mengatakan, perubahan warna Sungai Cileungsi terjadi sejak tiga bulan terakhir. Selain warna sungai yang hitam, bau tidak sedap juga kerap tercium.


"Semenjak kemarau, air Sungai Cileungsi jadi terlihat hitam bahkan ada busa yang muncul. Menurut saya ini akibat limbah pabrik," kata Bayu saat ditemui di Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa, 9 Oktober 2018.

Baca: Empat Perusahaan di Bantaran Sungai Cileungsi Disegel

Bayu menjelaskan, munculnya busa putih sama seperti perubahan warna Sungai Cileungsi sejak tiga bulan terakhir. "Untuk busa ya masih ada hingga sekarang. Bisa bapak lihat sendiri di bawah jembatan," ungkap Bayu.

Byu menyatakan, kondisi terparah Sungai Cileungsi terjadi pada tahun ini. Bau yang sangat menyengat, warna hitam pekat, dan lumpur tebal memadati aliran sungai kurang lebih selama tiga bulan terakhir.

"Saya harap kondisi Sungai Cileungsi bisa kembali normal. Tidak mengeluarkan bau dan ada ikan yang hidup di sini," pungkas Bayu.

Hingga berita ini ditulis, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor Pandji Satriaji belum bisa dimintai keterangan perihal kondisi Sungai Cileungsi tersebut.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id