Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Medcom.id/Roni Kurniawan (Roni Kurniawan)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Medcom.id/Roni Kurniawan (Roni Kurniawan) (Nia Deviyana)

Ridwan Kamil Optimistis Sampah Citarum Selesai 5 Tahun

lingkungan hidup sungai
Nia Deviyana • 21 Juni 2019 14:12
Jakarta: Gubernur Jawa Barat optimistis permasalahan sampah di Sungai Citarum, bisa selesai kurun waktu 5 tahun. Suntikan dari Bank Dunia sebesar USD100 juta atau sekitar Rp1,4 triliun diyakini bisa memuluskan rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu.
 
"Kita udah sepakat 80 persen mengatasi sampah di Bandung Raya, sementara 20 persen untuk yang di non-Bandung," ujar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) di kantor Kementerian Koordinator Bidang Maritim, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat, 21 Juni 2019.
 
Gubernur yang akrab disapa Emil ini menuturkan, skema pembagian dana 80:20 dipilih karena sampah yang ada di Citarum 80 persennya berasal dari area Bandung, sedangkan 20 persen sisanya dari wilayah non-Bandung seperti Bekasi dan Purwakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kendati demikian, program utama mengurangi sampah akan diutamakan dari tingkat rumah tangga dengan membuat fasilitas pengelolaan sampah dari tingkat RT/RW. Emil optimistis permasalahan sampah di Citarum bakal selesai dalam 5 tahun dengan dukungan dana tersebut.
 
"Kami akan fokus untuk gunakan penyelesaian sampah dengan cara update pola pikir masyarakat, bukan hanya di hilir tapi kita akan habiskan sampah di rumah-rumah. Maka teknologi rumahan level RT/RW akan banyak dibiayai anggaran ini," jelasnya.
 
Sebelumnya, Emil mengatakan pemerintah menyusun program jangka pendek, menengah, hingga panjang untuk mewujudkan Citarum Harum. Dalam jangka pendek, pemerintah provinsi menyiapkan mesin pengeruk untuk membersihkan sampah di bantaran sungai Citarum.
 
Dalam jangka menengah, pemerintah provinsi menargetkan penyelesaian persoalan penanganan limbah Citarum. Sementara dalam jangka panjang pemerintah provinsi ingin memindahkan industri dari kawasan sekitar Sungai Citarum ke tempat lain.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif