Pemkab Usul Ganti Nama Bandara Kertajati
Pekerja membersihkan lantai terminal kedatangan domestik di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Majalengka, Jawa Barat, Senin (2/4).
Majalengka: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka mengusulkan agar Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka diberi nama Bandara Bagus Rangin. Usulan itu, sudah dijaukan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk selanjutnya diteruskan ke Pemerintah Pusat. 

"Kami mengusulkan nama bandaranya Bagus Rangin. Beliau panglima perang Kesultanan Gunung Jati," kata Bupati Majalengka Sutrisno di Kompleks Bandara Kertajati, Majalengka, Jabar, seperti dikutip Antara, Selasa, 17 April 2018.

Sutrisno menambahkan, dari Pemprov sendiri ada usulan nama lain untuk bandara yang membentang seluas 1.800 hektare tersebut.


"Sudah diajukan ke Pemprov. Satu lagi itu diusulkan Abdul Halim namanya. Ini kan Majalengka ada dua nih di selatan sama utara. Menurut kami, untuk penghargaan keturunan di sini ini lebih baik namanya Bagus Rangin supaya dijadikan nama bandara," tuturnya.

Baca: Mudik Lebaran, Bandara Kertajati Buka 5 Rute Penerbangan

Ia mengatakan, Ki Bagus Rangin dalam sejarahnya di kitab Babat Cirebon telah menorehkan prediksi akan dibangun bandara di wilayah tersebut.

"Beliau sudah bisa memprediksikan bahwa di abad 'selikur' (21), akan ada besi beterbangan di wilayah ini untuk pengistilahan pesawat terbang," ujarnya.

Oleh karena itulah, ia menekankan nama tersebut akan sangat sesuai untuk bandara yang pembangunannya menelan biaya sekitar Rp25,4 triliun tersebut. Apalagi Bagus Rangin dikenal sebagai pahlawan abad 17 di wilayah di wilayah Cirebon sampai ke Sumedang, Subang, Purwakarta, dan Karawang. 

Sementara Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan masih menunggu usulan dari Pemprov untuk penamaan bandara tersebut secara final.

"Itu nanti kami masih tunggu usulan dari Pemprov," katanya.



(ALB)