Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution (tengah) saat Global Land Forum (GLF) atau forum tani dunia 2018 di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin, 24 September 2018. Medcom.id/ Roni Kurniawan.
Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution (tengah) saat Global Land Forum (GLF) atau forum tani dunia 2018 di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin, 24 September 2018. Medcom.id/ Roni Kurniawan. (Roni Kurniawan)

Menteri Darmin Nasution Ingin Dana Desa Dimanfaatkan Petani

dana desa reforma agraria
Roni Kurniawan • 24 September 2018 16:35
Bandung: Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, berencana menggunakan alokasi dana desa untuk kebutuhan para petani. Dana desa dinilai menjadi bagian untuk bisa mensejahterakan para petani di seluruh Indonesia.
 
Dengan menggunakan dana desa, petani bisa memiliki alat produksi, bibit unggul serta pengering atau gudang untuk menyimpan hasil pertanian.
 
"Ini akan memberikan kemudahan dalam permodalan bagi petani. Maka mereka akan mendapat dukungan dari dana desa untuk berbagai kebutuhan bertani," kata Darmin dalam pembukaan Global Land Forum (GLF) atau forum tani dunia 2018 di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin, 24 September 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Darmin menjelaskan, dana desa tidak hanya digunakan untuk kegiatan fisik atau infrastruktur di setiap desa. Namun bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan masyarakat di desa terutama petani.
 
"Dana desa memang prioritasnya adalah infrastruktur. Tapi bukan hanya fisik, tapi bisa juga untuk mengangkut hasil mereka (petani). Jadi sebenarnya ini prioritas dari dana desa," jelas Darmin.
 
Darmin kembali mengatakan, dirinya juga ingin mendorong Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pihak swasta untuk memberikan dukungan terhadap para petani. Bahkan ia menginginkan BUMN dan swasta memberikan pendampingan kepada para petani agar sejahtera.
 
"Kita akan pastikan BUMN dan dukungan perusahaan swasta untuk memberikan pendampingan. Karena tak sedikit banyak lahan yang dikuasai BUMN atau pun perusahaan, sehingga mereka harus memberi dukungan terhadap petani," ungkap Darmin.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif