Endang tak Dapat Menikmati Janji Pengobatan Gratis Tangsel

Farhan Dwitama 16 September 2018 19:34 WIB
kesehatankemiskinan
Endang tak Dapat Menikmati Janji Pengobatan Gratis Tangsel
Endang, 51, terkulai di bedengnya di Pondok Jagung, kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Minggu 16 September 2018. Medcom.id/Farhan Dwitama
Tangerang: Endang, 51, warga kampung Pryang, RT03/RW01 Pondok Jagung, Tangerang Selatan, Banten, belum bisa menikmati fasilitas pengobatan gratis meski memiliki KTP elektronik Tangerang Selatan. Padahal, Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah mencanangkan program pengobatan gratis bagi warganya.

Sampai saat ini, luka menganga di dua kaki Endang membuatnya tak mampu beraktifitas. Dia sekarang hanya bisa terbaring di atas tumpukan kasur dalam gubuk yang dia.

"Katanya warga Tangsel bisa berobat gratis, dengan syarat KTP. Tapi saya belum bisa. Padahal kalau saya sehat, pasti bisa kerja lagi," ucap dia Minggu, 16 September 2018.


Ijah, adik kandung Endang, menyebut kakaknya pekerja keras. Endang tak suka berpangku tangan dan meminta belas kasihan orang. Namun, Endang sudah dua minggu tak bisa bekerja karena luka kakinya.

"Maunya usaha sendiri, kerja hasil sendiri,” kata dia.

Baca: Hidup Endang Memprihatinkan

Ijah dibantu tetangga, belum lama ini membawa sang kakak berobat ke Puskesmas terdekat. Dia khawatir kakaknya mengidap diabetes lantaran luka di kakinya tak kunjung sembuh.

"Pernah sembuh, luka kering, nanti begitu lagi. Kemarin dibawa ke Puskesmas, periksa darah segala macam, tapi katanya bukan diabetes," ucap dia.

Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan menyambangi bedeng tempat Endang tinggal belum lama ini. Pemkot Tangsel berjanji akan mendaftarkan Endang jadi peserta BPJS kesehatan.

"Kalau bisa dibawa ke RSUD gratis, kenapa nunggu BPJS dulu sih. Saya juga enggak mengerti. Orang susah enggak punya ongkos," kritik Ijah.

Pemkot Tangerang Selatan memberikan fasilitas pengobatan gratis bagi warga kota Tangerang Selatan dengan bukti kepemilikan KTP elektronik  sejak September 2013. Namun, rupanya fasilitas itu, belum bisa dimanfaatkan Endang.

Endang mengaku tak butuh belas kasih warga. Dia hanya ingin luka di kedua kakinya segera pulih. "Saya engga masalah kerja serabutan. Tinggal menumpang digubuk seadanya. Tapi kalau sakit begini, saya enggak bisa apa-apa," kata dia.



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id