Suasana di Kediaman Agus Rahardjo di Perumahan Graha Indah,  Jatiasih,  Kota Bekasi,  Jawa Barat. Antonio/Medcom.id
Suasana di Kediaman Agus Rahardjo di Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat. Antonio/Medcom.id (Antonio)

Bom Digantung di Pagar Rumah Ketua KPK

Teror Bom untuk Pimpinan KPK
Antonio • 09 Januari 2019 14:39
Bekasi: Kediaman Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo di Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, dteror bom. Bom rakitan jenis high explosive, itu disangkut di pagar rumah Agus, Rabu, 9 Januari 2019.

Eman, penjaga rumah Agus, membenarkan menemukan tas berisi paralon, kabel berwarna, paku, baterai, hingga serbuk diduga semen putih. "Saya telepon (ke polisi) dan teman-teman dari polsek datang," kata dia di Bekasi, Rabu 9 Januari 2019.

Saat ini kediaman Agus nampak sepi. Tidak terlihat aktivitas dari luar rumah tersebut. Terlihat beberapa kendaraan Puslabfor Polri sempat berada disekitar kediaman Agus. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Jairus Saragih juga sempat datang ke lokasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

"Saat ini PMJ bentuk tim di-backup Polri dalam hal ini Densus 88 untuk mengungkap peristiwa di rumah BPK Agus maupun Laode (Wakil Ketua KPK Laode M Syarif)," kata Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, di Jakarta, Rabu, 9 Januari 2019.

Baca: Rumah Ketua KPK Diteror Bom High Explosive

Bom pertama kali ditemukan Anggota Gegana Polri Kelapa Dua Depok Aipda Sulaiman sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, tas dalam posisi tergantung di pagar rumah Agus.

Tak berselang lama, sopir Agus keluar dari rumah dan ikut memeriksa tas dan ditemukan rangkaian bom. Bom akhirnya dijinakkan dengan cara melepaskan baterai dan detonator yang berfungsi sebagai pemicu ledakan.

Dari lokasi diamankan sejumlah barang diduga bom di antaranya pipa paralon, detonator, sikring, kabel warna kuning, biru, dan oranye. Kemudian, paku ukuran 7 sentimeter, serbuk diduga semen putih, baterai Panasonic Neo 9 Voll berbentuk kotak, dan tas warna hitam.

Dedi mengatakan saat ini pihaknya masih mendalami teror terhadap kedua pimpinan KPK tersebut. Semua pihak diminta sabar dan menunggu hasil investigasi dari jajarannya.

"Densus 88 sudah miliki pengalaman terkait kasus berkaitan dengan handal, oleh karena itu tugasnya backup tim yang sudah dibentuk Pak Kapolda Metro Jaya," ujarnya.

Dedi belum mau bicara banyak soal teror di kediaman dua pimpinan KPK tersebut. Alasannya, polisi masih memeriksa rekaman CCTV dari kediaman Agus dan Laode. Tim Labfor juga masih memeriksa tempat kejadian.

"Di kediaman Bekasi ada CCTV. Tim labfor sedang olah TKP di dua lokasi tersebut," pungkasnya.





(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi