Posko pelayanan pasien demam berdarah di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Posko pelayanan pasien demam berdarah di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. (Roni Kurniawan)

Pasien Demam Berdarah di RS Hasan Sadikin Bandung Melonjak

demam berdarah
Roni Kurniawan • 25 Januari 2019 11:51
Bandung: Sebanyak 55 pasien demam berdarah dangue (DBD) dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung hingga Rabu, 24 Januari 2019. Jumlah kasus DBD itu mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun 2018 dengan rata-rata 8 hingga 10 kasus.
 
"Tahun 2018 itu rata-rata 8 hingga 10 pasien perbulan. Tapi di Januari 2019 ini meningkat berlipat-lipat. Sampai tanggal 24 Januari krmarin saja sudah ada 55 pasien, jadi ini perlonjakan luar biasa di RSHS," ujar Direktur Utama RSHS Bandung, Nina Susana Dewi, di ruang sidang RSHS Bandung, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat 25 Januari 2019.
 
Nina menuturkan, mayoritas pasien datang dari berbagai daerah yang dirujuk oleh rumah sakit daerah. Pasien yang mendominasi berdatangan ke RSHS mayoritas dari area Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Sumedang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Masih didominasi di wilayah Bandung Raya pasien yang dirujuk ke RSHS. Maka kami sudah menyiapkan beberapa alternatif tempat agar bisa merawat para pasien," sambungnya.
 
RSHS pun telah merencanakan membuat tiga ring khusus untuk merawat pasien DBD. Ring satu merupakan perawatan ruang anak intern. Sedangkan ring dua akan menggunakan area di sekitar perawatan ruang anak.
 
"Apabila terus melonjak, kami akan memakai ring tiga, bisa memakai selasar atau tempat yang layak dipakai pasien," tutur Nina.
 
Sementara itu, usia pasien yang mederita penyakit DBD di RSHS Bandung didominasi 15 tahun kebawah. Ruang perawatan anak pun saat ini dipenuhi oleh pasien DBD, sehingga menggunakan ruangan lain agar bisa mendapatkan perawatan.
 
"Usianya rata-rata 15 tahun ke bawah paling banyak, tapi ada juga yang dewasa," tandasnya.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif