Petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan api di sumber kebakaran, yaitu di basement Pasar Kosambi, Kota Bandung. Medcom.id/ Adit
Petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan api di sumber kebakaran, yaitu di basement Pasar Kosambi, Kota Bandung. Medcom.id/ Adit (P Aditya Prakasa)

Api di Pasar Kosambi Bandung Belum Padam

kebakaran
P Aditya Prakasa • 19 Mei 2019 15:58
Bandung: Selama kurang lebih 18 jam sejak pukul 21.00 WIB, Sabtu, 18 Mei 2019, hingga 15.00 WIB Minggu, 19 Mei 2019, api yang membakar Pasa Kosambi, Kota Bandung, belum bisa dipadamkan. Petugas Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung masih menemukan titik api di bagian basement pasar.
 
Dari pantauan di lapangan, para petugas masih berupaya memadamkan api. Kepulan asap hitam juga terlihat masih memenuhi basement pasar yang menjadi pusat kebakaran.
 
Kepala Diskar PB Kota Bandung Dadang Iriana mengatakan, hingga kini pihaknya masih belum bisa memadamkan srmua titik api. Pihaknya masih mencari sumber-sumber api yang masih menyala. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Masih ada api ini informasi titiknya berubah-rubah tempat terus. Tapi sekarang sudah diketahui, sekarang lagi fokus di satu titik (untuk dipadamkan)," ucap Dadang di lokasi kebakaran.
 
Api di Pasar Kosambi Bandung Belum Padam
 
Baca: Pasar Kosambi Bandung Terbakar
 
Tebalnya kepulan asap hitam, kata Dadang, menyulitkan petugas untuk menjangkau titik api. Terutama titik api di bagian tengah dan kios-kios pedagang yang masih dalam kondisi terkunci. 
 
"Kita sulit ke tengah (untuk menjangkau titik api) karena tebalnya asap. Tapi kita sudah berhasil menemukan beberapa titik dan sudah dikuasai," ucap dia.
 
Api di Pasar Kosambi Bandung Belum Padam
 
Untuk mencegah penyebaran api ke tempat-tempat lain, lanjut dia, petugas tengah melakukan upaya penyekatan titik api. 
 
"Saat ini selalu kita waspadai adanya rambatan ke lantai atas. Kita lakukan penyekatan dan terus mencari titik-titik api yang masih menyala," kata Dadang.
 
Untuk memadamkan kebakaran tersebut, pihaknya telah menurunkan 21 mobil pemadam kebakaran. Selain itu pihaknya juga menerjunkan 70 petugas agar api bisa segera dijinakan. 
 
"21 mobil pancar kita kerahkan dan personel ada 70 orang," ucap Dadang.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif