Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal (Ahmad Rofahan)

IAS Sebut Prabowo Sah Presiden sebelum 22 Mei

ujaran kebencian
Ahmad Rofahan • 13 Mei 2019 12:35
Cirebon: IAS, penyebar ujaran kebencian dan provokatif di media sosial, ditangkap kepolisian ditangkap baru-baru ini. Dia menyebut bahwa Prabowo dan Sandiaga Uno bakal menjadi Presiden dan Wakil Presiden sebelum penetapan dari KPU 22 Mei 2019.
 
IAS menyebut hal tersebut dalam video yang kini viral di media sosial. "Kita semua harus semangat, sebelum 22 Mei, Prabowo-Sandi bakal menjadi Presiden dan Wakil Presiden,” ujarnya dalam video.
 
IAS mengajak masyarakat tidak takut polisi, ancaman Kapolri terkait rencana tembak ditempat membuat masyarakat menjadi panas dan marah, dan menyebu TNI siap tempur dengan Polri jika ada korban jiwa.
 
IAS ditangkap jajaran Polres Cirebon dan Resmob Polda Jabar di kediamannya di Watu Belah Sumber, Cirebon. IAS ditangkap pada dini hari tadi, pukul 01.30 WIB dan langsung dibawa ke Mapolres Cirebon.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tujuan pembuatan video ujaran kebencian dan provokatif tersebut masih terus digali. Polisi juga mendalami peran pihak lain yang terlibat dalam pembuatan dan menviralkan video di media sosial itu.
 
:Kita masih dalami, apakah ada yang membantu atau tidak. Begitu juga mengenai tujuan pembuatan video tersebut,” kata Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto, Senin 13 Mei 2019.
 
 
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif