Suasana rumah Abdullah Fitri Setiawan Cluster Catalina, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin, 19 November 2018. Medcom.id/ Farhan Dwitama
Suasana rumah Abdullah Fitri Setiawan Cluster Catalina, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin, 19 November 2018. Medcom.id/ Farhan Dwitama (Farhan Dwitama)

Sebelum Ditemukan Tewas, Mendiang Dufi Sempat Pamit ke Solo

penemuan mayat
Farhan Dwitama • 19 November 2018 15:47
Tangerang: Mendiang Abdullah Fitri Setiawan (Dufi) sempat pamit ke istri akan pergi ke Solo, Jawa Tengah sebelum ditemukan tewas. Namun beberapa saat setelah berpamitan, keluarga tak bisa menghubungi Dufi.
 
"Karena biasanya ada kabar, saling komunikasi. Tapi pas hari Jumat sampai malam itu, tak ada kabar," kata Ikhsan ketua RT 02 Cluster Catalina, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Senin, 19 November 2018.
 
Baca: Dufi Dikenal Aktif Bersosialisasi

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ikhsan menjelaskan, istri korban bernama Yuniarti Hendriani sempat menceritakan hal tersebut kepada dirinya. Dari penuturan Yuniarti, Dufi mendapat tugas kerja di daerah Solo.
 
Dufi tidak bisa dihubungi sampai akhirnya keluarga mendapat kabar dari kepolisian mengenai penemuan mayat di kawasan industri Kembang Kuning, Kampung Narogong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 
 
"Keluarga sih enggak ada firasat apa-apa, tapi memang sangat syok. Karena kabar keluarga meninggal seperti itu. Dia tinggal bersama istri dan 6 orang anak," jelas Ikhsan.
 
Baca: Identitas Mayat di Drum Terungkap
 
Sebelumnya korban ditemukan sudah tak bernyawa di dalam drum biru oleh warga di kawasan industri Kembang Kuning, Kampung Narogong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Korban ditemukan pertamakali oleh pemulung pukul 06:00 WIB, Minggu, 18 November 2018.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif