2 Ribu Santri di Cirebon Ikut Festival Literasi Digital

Ahmad Rofahan 14 Desember 2017 14:00 WIB
media sosialpendidikanhoax
2 Ribu Santri di Cirebon Ikut Festival Literasi Digital
Santri saat mengkuti Festival Literasi Digital yang digelar Kementrian Komunikasi dan Informatika di Pesantren di Pondok Buntet Pesantren, Cirebon, Jawa Barat -- medcom.id/Ahmad Rofahan
Cirebon: Sebanyak 2 ribu santri mengkuti Festival Literasi Digital yang digelar Kementrian Komunikasi dan Informatika di Pesantren di Pondok Buntet Pesantren, Cirebon, Jawa Barat, Rabu, 13 Desember 2017. Mereka dilatih memanfaatkan media digital dengan positif dan sehat.

Staff Ahli Menteri Bidang Komunikasi Gun Gun Siswadi mengatakan sejak 2008 terdapat 144 orang yang telah diproses hukum karena melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Kasus paling banyak terkait berita palsu dan ujaran kebencian di media sosial.

Pada 2016, Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir 773 ribu situs internet yang didominasi konten pornografi. "Perlu juga keterlibatan para santri untuk menagkalnya," kata Gun.


Saat Festival Literasi Digital tersebut para santri diajarkan membuat vlog, meme, live streaming, dan sejumlah konten positif lainnya yang bisa dipublikasikan di dunia maya. Ada lima kelas yang dibuka dan dimanfaatkan para santri untuk bisa menimba ilmu tentang literasi digital.

"Dakwah itu bisa saja melalui media digital. Santri harus berperan untuk bisa menyampaikan dakwah yang damai dan sejuk di dunia maya," ujar Mubarok Hasanudin, salah satu pelaksana kegiatan.

Pada kesempatan tersebut, juga dikukuhkan Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Santri. Relawan ini diharapkan bisa menularkan pemanfaatan media digital kepada santri lainnya.

Relawan TIK Santri yang dikukuhkan di Pondok Buntet Pesantren tersebut akan dijadikan contoh untuk pesantren lainnya di Indonesia. "Mereka nantinya mengakarkan literasi digital kepada santri-santri di Indonesia," kata Ketua Relawan TIK Pusat Fajar Eriyanto.

Sebagai bentuk simbolisasi melawan berita bohong, dilakukan simbolisasi pemecahan balon yang bertuliskan tentang konten negatif yang sering muncul di dunia maya.



(NIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id