Bekasi Serahkan Peningkatan Status Guru Non-PNS ke Pusat

Antonio 09 Mei 2018 10:40 WIB
tenaga honorer
Bekasi Serahkan Peningkatan Status Guru Non-PNS ke Pusat
Aksi mendorong pemerintah memerhatikan nasib guru honorer di Kediri, 3 Mei 2018, Ant - Prasetia Fauzani
Bekasi: Penjabat Wali Kota Bekasi Ruddy R Gandakusumah mengaku membutuhkan penambahan guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kota tersebut. 

Tapi, terkait dengan peningkatan status guru tidak tetap (GTT) atau Guru Tenaga Kerja (GTK) yang bukan PNS, Ruddy menyerahkan ke pihak yang lebih berwenang yaitu pemerintah pusat.

"Prinsipnya itu kewenangan pemerintah pusat yang jelas kami memberikan dorongan positif agar bisa ada pengangkatan, karena kebutuhan juga," kata Ruddy, Rabu 9 Mei 2018.


Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie mengatakan, jumlah PNS di bidang pendidikan se- Kota Bekasi sebanyak 5.571 orang. Sementara itu, jumlah GTT atau GTK yang tidak PNS di Kota Bekasi ada sebanyak 5.475 orang.

Mereka diangkat karena Pemkot Bekasi kekurangan guru. Sehingga dibutuhkan banyak guru untuk memaksimalkan pelayanan. "Karena yang PNS ada yang meninggal, ada yang pensiun, sementara pengangkatan PNS belum ada," ujarnya.

Terkait dengan kemungkinan guru-guru itu menjadi PNS, senada dengan Ruddy, Ali menyerahkan ke pemerintah pusat. Ia berharap supaya masa pengabdian bisa menjadi salah satu indikator yang menjadi perhatian untuk menentukan peningkatan status.

"Kalau kita berharap tentunya mereka yang sudah mengabdi itu yang harus menjadi prioritas. Iya (Minimal yang telah mengabdi sepuluh tahun ke atas)," tutupnya.



(RRN)