ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id (Octavianus Dwi Sutrisno)

Antisipasi Kejahatan Jalanan, Polres Depok Sarankan Tambah CCTV

kejahatan
Octavianus Dwi Sutrisno • 17 Januari 2019 19:35
Depok: Polisi Resor Kota Depok menyaraknakan Pemeonrah Kota Depok untuk menambah kamera pengintai atau CCTV dan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik rawan terjadinya tindakan kriminal jalanan.
 
"Kita sarankan ke Bapak Wali Kota untuk meningkatkan titik-titik CCTV yang bisa memantau jelas. Lampu juga, karena tempat yang rawan itu tempat-tempat yang gelap, tempat-tempat yang sepi," kata Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto, Kamis 17 September 2018.
 
Menurutnya, pelaku kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan, dan pencurian dengan kekerasan enggan beraksi bila mengetahui ada CCTV yang merekam gerak-geriknya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Didik menuturkan, beberapa negara maju dengan tingkat kejahatan rendah karena pemerintahannya banyak memasang kamera tersembunyi di berbagai penjuru wilayahnya.
 
"Negara yang mempunyai sekuritasnya cukup bagus, itu kejahatannya cukup rendah. Kemungkinan pelaku melakukan kejahatan itu akan rendah, karena apa? Kemungkinan ketangkapnya tinggi," paparnya.
 
Didik mencontohkan jambret ponsel merupakan satu bentuk kejahatan jalanan yang kerap terjadi karena banyak masyarakat yang menggunakan handphone di tempat terbuka.
 
Keberadaan penadah handphone curian yang siap menampung hasil kejahatan juga memuluskan aksi pelaku sehingga meminta penjambretan di wilayah Kota Depok.
 
"Ponsel ini kan mudah dijual dan mudah didapat. Sedangkan masyarakat ini hampir semua menggunakan hape. Kita mengimbau masyarakat agar menggunakan hape di tempat yang aman, safety. Trennya sekarang mengarah ke situ (Jambret)," tandasnya.
 
Diberitakan sebelumnya, Lusi Anita Indriani, 24, terpaksa harus dirawat di RS Assalam Rumah Sakit Ibu dan Anak, Bogor akibat terluka saat mengejar jambret di Jalan Abdul Gani, Cilodong pada Kamis 10 Januari 2019, sekira pukul 22.45 WIB.
 
Dia sempat berhenti untuk mengecek gawainya ketika dua pemuda yang mengemudikan sepeda motor secara berboncengan merampas  ponselnya.
 
Tak terima handphonenya dirampas, Lusi berupaya memacu sepeda motornya untuk mengejar pelaku hingga beberapa ratus meter ke Jalan Swadaya. Nahas upaya tersebut gagal karena dia tak berhasil mengendalikan laju sepeda motornya dan menabrak polisi tidur hingga terjatuh.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi