Kendaraan bermotor melintas di perimeter utara kawasan Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (25/2). ANTARA FOTO/Lucky R.
Kendaraan bermotor melintas di perimeter utara kawasan Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (25/2). ANTARA FOTO/Lucky R. (Hendrik Simorangkir)

Jalan Perimeter Selatan Bandara Soetta Segera Dibuka Kembali

bandara soetta Underpass Bandara Soetta Longsor
Hendrik Simorangkir • 16 Februari 2019 18:34
Tangerang: Jalan Perimeter Selatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, Banten akan kembali dibuka untuk umum pada Kamis, 7 Maret 2019. Jalur tersebut sebelumnya tidak bisa dilalui lantaran tengah dalam proses perbaikan pasca ambruknya underpass Perimeter Selatan, hingga memakan korban jiwa.
 
Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno Hatta, Febri Toga Simatupang mengatakan, jalur tersebut dibuka untuk mengatasi kemacetan menuju Bandara Soekarno Hatta setelah, jalur Perimeter Utara nantinya akan ditutup, karena terdampak proyek runway tiga.
 
"Jalur itu sudah kurang lebih satu tahun tidak dilalui pasca tragedi ambruknya dinding inderpass di bulan Februari 2018. Sekarang, akhirnya kita buka kembali, tapi memakai sistem khusus," kata Febri saat dikonfirmasi, Sabtu, 16 Februari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Febri menjelaskan, sistem tersebut merupakan pembagian waktu, di mana jalur tersebut hanya dapat dilalui pada pukul 05.00-09.00 WIB dan 16.30-20.00 WIB.
 
"Kita lakukan pembatasan ini, karena jalur exit (keluar) arah dari Bandara ke Tangerang masih diperbaiki, jadi nantinya hanya satu jalur saja yang bisa dilalui (jalur Tangerang-Bandara Soekarno Hatta). Kami pun, akan pasang palang pintu sebagai tanda pembatasan waktu beroperasi," jelas Febri.
 
Febri kembali mengatakan, untuk pengoperasian penuh pada jalur Perimeter Selatan akan diberlakukan pada Mei 2019. Pada jalur itu, tidak lagi terdapat underpass.
 
Diketahui, Jalan Perimeter Selatan sepanjang kurang lebih delapan kilometer itu ditutup sejak targedi longsornya underpass pada 5 Februari 2018.
 
Dinding underpass yang terbuat dari beton setinggi 3,5 meter tersebut roboh menimpa sebuah kendaraan yang tengah melintas. Satu orang tewas dan seorang luka dalam kejadian tersebut dan memakan waktu hingga 12 jam dalam proses evakuasianya.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi