Baca Pembelaan, Anniesa Menyesal
Terdakwa kasus dugaan penipuan dan penggelapan biro perjalanan umrah First Travel, Direktur Utama Andika Surachman (kiri), Direktur Anniesa Hasibuan (kedua kanan), dan Direktur Keuangan Kiki Hasibuan (kedua kiri). (ANT/Indrianto Eko Suwarso)
Depok: Terdakwa kasus First Travel Anniesa Hasibuan, terus menunduk dan pasrah sembari menghadap meja Majelis Hakim Persidangan di Gedung Pengadilan Negeri Kota Depok, Jawa Barat. 

Anniesa mengaku menyesal atas kesalahannya terkait kasus penipuan ribuan jemaah First Travel. "Terima kasih atas waktu yang telah diberikan untuk diutarakan kembali bahwa saya sadar dan menyesal atas kesalahan. Saya hanya manusia biasa yang tidak luput dari keadaan," ucap Annisa di Ruang Sidang, Pengadilan Negeri Depok dalam agenda pembelaan, Rabu 16 Mei 2018.

Annisa tampak menangis. Dia terbata-bata melanjutkan pembacaan nota pembelaan. Dia menyesali, akibat perbuatanya kini ketiga anaknya tak diurus. 


"Saya sekarang enggak bisa nafkahi adik saya yang sudah menjadi anak yatim hingga mereka harus putus sekolah di tengah jalan demi membiayai kakaknya di penjara. Sekarang mereka harus menafkahi diri sendiri. Saya menafkahi mereka sejak ayah meninggal," ucapnya.

Baca: Bos First Travel Merasa Diperlakukan tak Adil

Anissa juga mengaku, terus memikirkan ketiga anaknya yang masih kecil dan membutuhkan perlindungannya. Akibat dugaan penipuan yang dilakukan, kini Anniesa harus di penjara. Sedangkan, ia memiliki bayi berumur sembilan bulan yang harus mendapat kasih sayang. 

"Ketika saya ingat apa yang harusnya saya persembahkan kepada buah hati saya. Dengan memberikan kasih sayang, perhatian dan bimbingan untuk mereka," paparnya.

Terlebih, buah hatinya itu sejak dilahirkan hingga kini tak mendapatkan ASI lantaran harus di penjara. "Saya tidak bisa apa-apa," tegasnya.

Tapi Anissa mengaku, ketiga anaknya menjadi penguat dirinya untuk menjalani proses sidang. Selain itu, dari ketiga anaknya, Anniesa bisa merasakan penyesalan. 

"Saya menyesal, tidak ada ibu yang ingin seperti ini. Semoga yang mulia ingin pertimbangan putusan JPU. Karena saya harus mengasuh mereka terlebih lagi dengan adik-adik saya," pungkasnya.

Seperti diketahui, Anniesa pun dituntut 20 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Depok. 




(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id