Ganja yang disita petugas BNN di Depok, Jawa Barat. (Medcom.id/Octavianus)
Ganja yang disita petugas BNN di Depok, Jawa Barat. (Medcom.id/Octavianus) (Octavianus Dwi Sutrisno)

Jaringan Narkoba Abu Coba Mengelabui Petugas Pakai Pilox

narkoba ganja
Octavianus Dwi Sutrisno • 07 Mei 2019 18:14
Depok: Jaringan Abu yang mengontrol jaringan ganja di Aceh-Medan-Jakarta mencoba mengelabuhi petugas. Yakni, dengan mengecat peti kemas menggunakan pilox (cat semprot). 
 
Namun, cara tersebut bisa diketahui petugas Badan Narkotika Nasional (BNN). Sehingga, peredaran ganja seberat 400 kilogram berhasil digagalkan. 
 
"Peti sengaja dicat dengan pilox untuk menimbulkan aroma baru, sehingga bisa mengelabuhi petugas dan tidak tercium anjing pelacal," kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN Arman Depari, Selasa 7 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Arman mengatakan, BNN menemukan 400 kilogram ganja di sebuah indekos di Jalan Bungur, Pancoran Mas, Kota Depok. Dia menambahkan, temuan itu bermula dari informasi dan pengintaian yang dilakukan kurang lebih satu pekan. 
 
"Narkoba dikirim dari Medan menggunakan jasa ekspedisi dengan tujuan Depok," ungkapnya. 
 
Dia menuturkan, peti berisi ganja tersebut sempat singgah di PT TAM Cargo. Kemudian pada Senin, 6 Mei 2019, pukul 12.00 WIB paket diantarkan kurir ke Depok. Sesampainya di Depok, pihaknya segera melakukan penggeledahan dan mendapati ganja dari dua buah peti kayu yang dicat semprot.
 
"Kami amankan juga, satu unit motor jenis Honda Scoopy dan dua unit handphone," tandasnya.
 
Dari penggeledahan itu, BNN menetapkan dua tersangka yakni AR dan IP. Kini kedua tersangka dan barang bukti dibawa ke BNN Pusat, Cawang, Jakarta, untuk pemeriksaan lebih lanjut. 
 
Baca: 400 Kg Ganja di Depok Dipasok Jaringan Abu
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif