Suasana di SDN Harapan Baru III, Kota Bekasi,  Jawa Barat, Rabu 20 Maret 2019. Istimewa
Suasana di SDN Harapan Baru III, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu 20 Maret 2019. Istimewa (Antonio)

Dana BOS Ratusan Juta Dicuri

pencurian
Antonio • 21 Maret 2019 06:00
Bekasi: Uang Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp111 juta SDN Harapan Baru III, Kota Bekasi, Jawa Barat, digondol maling. Pencurian terjadi saat uang dibawa Kepala SDN Harapan Baru III Rita Yulia Ramdani  pada Pukul 11.30 WIB, Senin 18 Maret 2019 lalu.
 
Kejadian bermula saat ia hendak pergi ke Bank Jawa Barat Banten (BJB) di Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi, untuk mencairkan dana BOS. Dirinya pergi sendiri ke bank. Bendahara beserta petugas keamanan sekolah telah menunggu di bank.
 
"Jadi saat saya sampai ke sana (bank), sudah tinggal giliran tanda tangan dan ambil uang itu," kata dia di Bekasi, Rabu 20 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Uang tersebut biasanya dibawa bendahara sekolah. Namun, karena saat itu bendahara sekolah harus datang ke kerabatnya yang meninggal dunia, maka dana BOS diserahkan ke Rita.
 
"Masa mau nyelawat nguburin bawa-bawa uang gede. Dia bilang, 'ibu saja yang pegang, ibu kan bawa mobil'. Akhirnya saya yang bawa uang itu, sebelum-sebelumnya kalau cairkan uang BOS langsung bendahara saya yang pegang," tuturnya.
 
Uang yang dicairkan sebesar Rp121 juta. Uang sebesar Rp10 juta diserahkan ke bendahara untuk membayar uang percetakan, yang lokasinya tak jauh dari kantor Bank Jawa Barat tempatnya mengambil uang.
 
Selesai mengambil uang, Rita meninggalkan bank untuk mengikuti rapat di salah satu sekolah di sekitar Kelurahan Perwira, Bekasi Utara. Setelah itu, ia kembali ke sekolahnya bersama salah satu kepala Sekolah yang menumpang di kendaraannya.
 
Saat di tengah jalan, di Jalan Muchtar Tabrani, ban mobilnya terasa kempis. "Saya sempat aneh, kalau kena paku enggak mungkin langsung bocor. Ban saya tubless, saya sempat paksain jalan tapi sudah benar-benar enggak bisa, sampai akhirnya saya ke tukang tambal ban," paparnya.
 
Ia bersama temannya turun dari kendaraan karena penasaran penyebab dari bocornya ban tersebut. Uang ratusan juta yang berada di dalam tas masih ada di dalam mobil, tepat di dekat rem tangan berdekatan dengan tas temannya.
 
"Tiba-tiba ada yang teriak, 'bu itu tasnya tadi ada yang ambil'. Ternyata orang itu sudah teriak dari tadi. Saya cek benar tasnya (berisi uang dana BOS) hilang," katanya.
 
Rita melaporkan kejadian ini ke Polsek Bekasi Utara dan melaporkan kehilangan ke Dinas Pendidikan Kota Bekasi.
 
Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihaknya. "Saat ini masih dalam penyelidikan," tuturnya saat dihubungi.
 
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif