4 Pesan Ulama Dunia
Presiden Joko Widodo usai membuka Konsultasi Tingkat Tinggi (KTT) tentang Wasathiyah Islam di Istana Bogor. (ANt/Wahyu Putro A)
Bogor: Konsultasi Tingkat Tinggi (KTT) Ulama Cendekiawan Muslim Dunia di Bogor, Jawa Barat, hasilkan empat pesan wasatiyyat Islam atau Islam moderat dengan tujuh nilai utama. 

"Pertama mengaktifkan kembali paradigma wasatiyyat Islam sebagai pusat ajaran Islam yang meliputi tujuh nilai utama," kata utusan khusus Presiden Indonesia Joko Widodo untuk dialog dan kerja sama antaragama dan peradaban, Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, di Hotel Novotel, Bogor, Jawa Barat, Kamis, 3 Mei 2018.

Tujuh nilai utama yang dimaksud adalah;
  1. Tawassut, posisi di jalur tengah dan lurus
  2. I'tidal, berperilaku proporsional dan adil dengan tanggung jawab
  3. Tasamuh, mengakui dan menghormati perbedaan semua aspek kehidupan
  4. Syura, bersandar pada konsultasi dan menyelesaikan masalah melalui musyawarah untuk mencapai konsensus. 
  5. Islah, terlibat dalam tindakan yang reformatif dan konstruktif untuk kebaikan bersama.
  6. Qudwah, merintis inisiatif mulia dan memimpin untuk kesejahteraan manusia.
  7. Muwatonah,  mengakui negara bangsa dan menghormati kewarganegaraan. 
Pesan kedua, papar pria yang karib disapa Din ini, yakni menjunjung tinggi nilai paradigma wasatiyyat Islam sebagai budaya hidup secara individual dan kolektif, dengan melambangkan semangat dan eksemplar dari sejarah peradaban Islam.


Ketiga, memperkuat tekad untuk membuktikan kepada dunia bahwa umat Islam sedang mengamati paradigma wasatiyyat Islam dalam semua aspek kehidupan.

"Dan yang keempat mendorong negara-negara muslim dan komunitas untuk mengambil inisiatif untuk mempromosikan paradigma wasatiyyat lslam, melalui World Forum of Wasatiyyat Islam, dalam rangka membangun ummatan wasatan, sebuah masyarakat yang adil, makmur, damai, inklusif, harmonis, berdasarkan ajaran Islam dan moralitas," tuturnya.

Din menegaskan, dengan lahirnya empat pesan tersebut, KTT Ulama Cendekiawan se-dunia sudah final. Menurutnya, empat pesan yang lahir sebelumnya berasal dari 12 paradigma yang telah dikerucutkan menjadi tujuh nilai utama revitalisasi wasatiyyat Islam. 

Peserta KTT Ulama Cendekiawan se-dunia itu telah bersepakat dan mengakui paradigam wasatiyyat Islam sebagai ajaran utama Islam yang telah dipraktikan dalam sejarah sejak era Nabi Muhammad SAW, kemudian khalifah yang dibimbing dengan benar (al-Khalifah AlRashida), hingga periode modern dan kontemporer di berbagai negara untuk memelihara generasi dan membangun peradaban ummatan wasatan. 

"Semoga hasil dari KTT ini dapat bermanfaat bagi seluruh umat beragama di dunia," tutupnya.



(LDS)